JOGJA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tak sekadar menjalankan program pengabdian masyarakat, tapi ikut membangun fasilitas umum di tengah masyarakat. Salah satunya dilakukan peserta mahasiswa KKN UGM.Dalam kesempatan KKN-nya, para mahasiswa membangun gapura yang dinamai “Gapura Pemersatu”. Gapura tersebut dibangun di Sangonan, Sidorejo, Godean, Sleman. Gapura yang merupakan pintu masuk Dusun Sangonan itu, diresmikan Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Prof Dr Suratman, M.Sc, kemarin (21/8).Gapura dibangun dengan menggunakan batu bata yang merupakan salah satu potensi utama masyarakat Godean. Berdirinya gapura juga atas bantuan pemerintah dan swasta. “Tradisi guyub rukun semacam ini perlu dilestarikan sebagai wujud kebersamaan pemerintah, camat, RT, RW, desa, PKK, Dasawisma, swasta sebagai donatur dan akademisi,” kata Suratman.
Dengan hadirnya gapura sebagai produk mahasiswa ini diharapkan menjadi tetenger (tanda) pemersatu semua masyarakat. “Kami berharap, gapura ini menjadi sukma fisik yang utuh. Gapura yang menjadi simbol pemersatu yang nantinya membawa masyarakat dalam kondisi berkeadilan dan berbudaya,” paparnya.Sementara itu Camat Godean Achmad Yono berharap agar kerja sama antaramahasiswa KKN UGM dengan masyarakat Godean tidak berhenti pada pembangunan gapura saja. UGM diharapkan selalu memotret desa Sidorejo untuk bisa dipasarkan. “Desa Sidorejo merupakan wilayah yang terbuka, siapapun bisa datang ke desa ini. Potensi yang ada di desa ini perlu dipasarkan ke masyarakat yang lebih luas,” pinta Yono.Ketua KKN UGM Mohammad Sodikin mengatakan, selain melakukan pembangunan gapura persatuan, mahasiswa KKN UGM juga melakukan plangisasi, pengadaan tong sampah, penerangan jalan dan penyuluhan.”Mahasiswa juga mensosialisasikan safety riding, narkoba, globalisasi, hingga penyuluhan listrik pintar,” pungkas mahasiswa Fisipol UGM ini. (mar/jko)