PURWOREJO – Proyek overlay atau tebal lapis jalan di Jalan Raya Purworejo-Magelang tepatnya dari Desa Bener hingga Desa Kalijambe, mulai bermasalah. Pengaspalan jalan yang dikerjakan tahun 2013 itu, mulai mengelupas di beberapa titik, bahkan ada yang amblas.Ironisnya, pengelupasan aspal terjadi di titik-titik rawan kecelakaan, yakni di tikungan dengan kondisi jalan menurun dari arah Magelang. Jika mewati jalur tersebut, pengguna jalan harus skstra hati-hati, karena bisa mengalami kecelakaan.Berdasarkan pantauan di lapangan, pengelupasan jalan ada di Desa Ketosari dan Desa Bener. Meski tidak terlalu lebar, namun karena kemiringan jalan, menuntut pengguna jalan (khususnya dari arah Magelang) untuk melambatkan laju kendaraannya.Pengguna jalan, Sarjono, 35, warga Kebumen mengungkapkan, ia kerap melintas di jalan tersebut dan berharap kerusakan jalan segera ditangani, pasalnya kerusakan tepat berada di tikungan tajam. “Kalau yang sudah biasa lewat seperti saya, mungkin paham di mana kerusakannya, tapi bagi yang baru kali pertama lewat, bisa hilang konsentrasi, selip dan berbahaya, karena kendaraan dari arah berlawan juga cukup ramai saat jam sibuk,” ujarnya, kemarin (22/8).
Jalan amblas juga ditemukan di beberapa titik. Secara kasat mata, memang tidak terlalu tampak karena tingkat kehalusan jalan. Namun saat dirasakan dari atas kendaraan, amblasnya jalan sangat terasa. Selain itu di beberapa titik, juga telah menjadi lubang di mana aspal membentuk gundukan baru di pinggir bahu jalan.Kasi Jalan BPT Bina Marga Magelang Guritno saat dihubungi belum memberikan kepastian kapan kerusakan yang ada itu akan diperbaiki. Namun dirinya berjanji segera menghubungi pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) untuk mengetahui kejelasan penanganan. “Akan saya tanyakan dulu ke PPTK-nya, kapan akan diperbaiki,” ucap Guritno saat dihubungi terpisah melalui pesan pendek. (tom/jko)