JOGJA – Sebagai perguruan tinggi nasional tertua di Indonesia, visi yang dibangun UII adalah terwujudnya Universitas Islam Indonesia sebagai rahmatan lil’alamin, memiliki komitmen pada kesempurnaan dan risalah Islamiyah di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat, dan dakwah Islamiyah.Untuk mencapai visi tersebut, UII senantiasa menjaga komitmen yang tertuang dalam misinya, yakni dengan menegakkan Wahyu Ilahi dan Sunah Nabi sebagai penyebaran ilmu, teknologi, budaya dalam rangka mencetak pemimpin bangsa yang bertaqwa dan berakhlak mulia serta memilki keunggulan dalam keilmuan keislaman, kepemimpinan, keahlian profesional dan kemandirian, berilmu amaliah dan beramal ilmiah.
Rektor UII Dr. Ir. H. Harsoyo, M.Sc. mengatakan, atas komitmennya terhadap visi dan misi tersebut, beberapa perkembangan dan prestasi telah dicapai universitas sebagai bagian dari prestasi dan raihan yang membanggakan. “Dalam upaya meningkatkan kualitas akademiknya, UII terus berupaya meningkatkan kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan maupun non-pendidikan baik di level nasional maupun internasional,” katanya.Kerja sama internasional dengan perguruan tinggi diwujudkan dengan berbagai bentuk, di antaranya pertukaran staf dan mahasiswa, kerja sama seminar dan penelitian, sharing fasilitas, serta program joint degree.
“Sejauh ini, UII telah menggandeng kerja sama dengan perguruan tinggi asing dengan reputasi yang unggul di berbagai negara yang ada di benua Eropa, Amerika, Asia, hingga Timur Tengah,” tandasnya. Contoh konkret yang terbaru, pada 22 April 2014 lalu, UII menerima kunjungan dari delegasi Saxion University of Applied Science, Belanda. Kunjungan dimaksudkan untuk semakin memantapkan dan memperdalam program kerja sama yang telah lama terjalin, khususnya di bidang double degree program dan student exchange program. Salah satu wujud realisasi kerja sama antara UII dan Saxion University of Applied Science, adalah program double degree, di mana mahasiswa UII dapat menimba ilmu di Belanda dan mendapatkan gelar akademis dari dua kampus sekaligus.
Sebelumnya, pada 14 April 2014 silam, UII juga menerima kunjungan dari Université Catholique de Lille, Perancis dalam rangka penjajakan kerja sama. Dari pertemuan yang dilakukan, disepakati untuk membuka peluang kerja sama dalam bentuk intensive course, kerja sama pengembangan kurikulum, dan pertukaran mahasiswa. Bahkan pada 26 Juni 2014, Konselor Kerjasama dan Kebudayaan Kedutaan Besar Perancis, Dr. Bertrand de Hartigh, Ph.D. juga berkunjung ke UII guna membuka peluang kerjasama dengan lebih banyak perguruan tinggi di Perancis. (adv/jko)