BAGI Cahyadi yang merupakan seorang konsultan bisnis, mendorong pelaku usaha untuk bisa maju dan berkembang sangatlah penting. Karena dengan begitu, mereka bisa bertahan dan mampu membantu perekonomian masyarakat sebagai penyedia lapangan pekerjaan.Tak heran jika kini klien Cahyadi tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Jogjakarta. Hingga daerah-daerah lain seperti Lampung dan Kalimantan. Berbagai jenis usaha ia tangani mulai dari skala usaha kecil, menengah, koperasi hingga industri yang sedang berkembang.
Di Jogjakarta saja, kliennya mencapai 30 orang lebih yang ergerak diberbagai sekor usaha. Mulai dari kuliner, usaha retail, koperasi dan jasa. “Saya lebih pada mengarahkan manajemen bisnisnya,” terang Cahyadi ditemui di rumahnya di kawasan Jalan Palagan Tentara Pelajar Km 14 Donoharjo, Ngaglik, Sleman.a mengungkapkan saat usaha mulai berkembang, banyak pengusaha yang sebenarnya belum siap menghadapi hal tersebut. Maka tak heran jika selama ini banyak pengusaha atau pemilik usaha yang justru menjadi sistem dalam usahanya, sehingga tidak memiliki waktu luang untuk kegiatan lain. “Solusi untuk mereka yang terlalu sibuk dengan usahanya adalah menyinkronkan antara ritme bisnis dengan pebisnis,” je as alumnus Sastra Jepang UGM.
Apa yang diungkapkannya cukuplah beralasan. Sebab substansi orang berbisnis, jelasnya, merupakan suatu kendaraan yang dilakukan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan bahagia. “Stres karena usahanya bangkrut lumrah, tapi stres disebabkan usaha makin maju aneh namanya,” selorohnya.Cahyadi mengaku menjadi konsultan bisnis ternyata merupakan profesi yang menyenangkan. Selain bertemu banyak orang, hasratnya untuk mendatangi tempat-tempat yang baru bisa tercapai. Apalagi ayah lima anak ini memiliki hobi jalan-jalan. (bhn/ila)