JOGJA – Meskipun PSIM Jogja sudah menyelesaikan kompetisi Divisi Utama 2014, tugas manajemen Laskar Mataram belum selesai. Ya, ada beberapa hal yang mesti mereka selesaikan dalam waktu dekat, terutama utang pada para pemain dan tim kepelatihan.Sampai saat ini manajemen Laskar Mataram yang bernaung di bawah PT Putra Insan Mandiri (PT PIM) sudah menyelesaikan gaji pemain untuk Agustus. Namun karena petualangan PSIM di Divisi Utama baru berakhir akhir Agustus, manajemen masih harus membayarkan gaji pada bulan September.Selain gaji September, manajemen juga masih memiliki utang lain pada Topas Pamungkas dkk. Yakni bonus seri tandang melawan PSBK Blitar serta uang bantuan sepatu. “Belum tahu kapan ini terbayarkan,” sergah Topas.
Selain tanggungan pemain, PSIM masih menanggung utang gaji pada tim pelatih. Bahkan Seto Nurdiyantara dan jajarannya sama sekali belum menerima bayaran dari Juli.adalah bentuk solidaritas pemain PSIM pada pelatih yang telah membimbing mereka sejak awal kompetisi.Direktur Keuangan PT PIM Iriantoko Cahyo Dumadi mengatakan, pihaknya sedang mengusahakan agar tanggungan-tanggungan ini terselesaikan. Karena itulah tadi malam, jajaran manajemen melakukan rapat dengan Ketua Umum (Ketum) PSIM Haryadi Suyuti (HS) di Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Jogja.
“Karena itulah malam ini (tadi malam, Red) kami melakukan rapat dengan Pak HS. Ya semua itu demi menyelesaikan tunggakan-tunggakan pada pemain dan pelatih,” jelasnya.Soal rencana rasionalisasi, manajemen masih belum menjawanb secara gambling. Yang jelas manajemen bakal; berusaha agar para pemain dan pelatih dapat menerima haknya secara penuh. “Sampai sekarang semua masih berusaha agar seluruh pemain menerima hak secara penuh, ” kata ketua Umum KONI Kota Jogja tersebut. (nes/din)