JOGJA – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-69, Dinas Pariwisata DIJ kembali menggelar pawai pembangunan. Dalam pawai kali ini diikuti 40 kelompok dengan menampilkan berbagai atraksi kesenian, olah raga, barongsai, paskibraka, kendaraan hias, hingga pesawat terbang. Pawai yang berlangsung di sepanjang Jalan Malioboro ini sukses menghibur masyarakat.Dari jalannya pawai, rombongan pertama marching band dari AAU Jogja, kemudian diikuti berbagai kelompok marching band lainnya. Yang menarik dari pawai kali ini, terdapat peserta dari Indonesian Air Force Academy. Mereka disambut riuh saat terbang di atas langit Malioboro.
Suasana semakin meriah ketika rombongan peserta pawai pembangunan lainnya mulai berjalan. Mereka mengenakan beragam atribut, mulai dari yang tradisional hingga yang modern. Bahkan ada yang mengenakan kostum tradisional namun juga menggunakan atribut modern. Dia mengenakan kostum pewayangan dan kesenian khas daerah, namun kakinya menggunakan sepatu roda.Ragam kreativitas yang unik, memukau penonton. Hasilnya, riuh tepuk tangan tidak jarang terdengar saat peserta pawai unjuk kebolehan. Mereka pun menjadi objek sasaran jepret kamera maupun smartphone dari penonton. “Selalu menarik saat menonton (pawai) di Malioboro,” ujar Yuni, seorang mahasiswi UNY yang mengaku selalu datang saat ada pawai di Malioboro.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata DIJ Aria Nugrahadi mengatakan, pawai pembangunan tahun ini mengangkat tema ‘Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 Kita Dukung Suksesi Kepemimpinan Nasional Hasil Pemilu 2014’ . Tujuan dari kegiatan ini, selain memberikan hiburan, juga sebagai sarana promosi dan informasi ke masyarakat dan wisatawan. “Pawai pembangunan seperti ini digelar setiap tahun untuk memperingati Kemerdekaan RI. Untuk tahun ini, terdapat dua ribu peserta yang ikut serta,” katanya. (pra/jko)