JOGJA – Pagelaran Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 26 akan bertambah spesial dengan hadirnya Seloso Selo. Acara stand-up comedy plus plesetan dan dagelan ini akan menghibur publik Jogja pada 26 Agustus mendatang. Bertajuk Jogjakarta, para penggawa Seloso Selo akan hadir di Plasa Pasar Ngasem pada malam harinya.Pentas ini juga sebagai bentuk syukur atas berdirinya Seloso Selo selama tiga tahun ini. Ditemui saat jumpa pers Anang Batas, Alit Jabang Bayi, Awangizm dan Sigit Hariyo Seno di Hotel Cantya Jogjakarta (23/8) mereka menjelaskan format pagelaran nanti. Acara inipun dijamin akan berlangsung dengan spesial. “Seloso Selo hari jadinya 16 Agustus kemarin tapi untuk perayaan puncaknya besok tanggal 26 Agustus. Besok ini kita akan tampil secara total untuk menyemarakan FKY 26,” janji Anang Batas.
Anang menambahkan dalam Seloso Selo besok tidak hanya tampil stand-up comedy. Bentuk kolaborasi plesetan dan dagelan lawasan Jogjakarta juga akan hadir. Kolaborasi ini menurutnya sangat indah dan penting. Dimana sebagai kekayaan tradisi dagelan lawasan ini tidak bisa ditinggalkan. Bentuk akulturasi kolaborasi pun diterapkan untuk menghadirkan warna baru dengan menggabungkan format lama dan baru yang mampu saling mengisi. “Perkembangan ini tentunya sangat penting sebagai wujud pelestarian. Kita mengikuti dinamika tapi juga tidak meninggalkan kearifan yang kita miliki,” kata Anang.
Awangizm menambahkan Seloso Selo merupakan budaya komedi yang indah di Jogjakarta. Bahkan dalam kurun waktu belakangan ini stand-up comedy telah merambah dunia perkampusan. Hal ini terbukti dengan maraknya klub-klub stand-up comedy di kampus. Tentunya ini sangat menggembirakan bagi dunia stand-up comedy Jogjakarta. Meski telah menjamur tapi ini merupakan pertanda baik bahwa komedi baru ini bisa diterima di Jogjakarta. “Semuanya juga berangkat dari Seloso Selo yang mungkin awalnya hanya menjadi penonton di Geronimo Café. Memasuki tahun ketiga ini sudah waktunya melihat jejak langkah Seloso Selo. Tidak sedikit juga jebolan Seloso Selo yang tampil di ranah nasional,” kata Awangizm.Pementasan 26 Agustus besok merupakan malam istimewa. Hal ini diungkapkan oleh dan Sigit Hariyo Seno atau yang lebih akrab dengan nama Imot ini. Baginya pementasan ini luar biasa karena digelar di arena outdoor. Pastinya semangatnya akan berbeda ketika kita pentas di indoor. Mulai dari semangat para penontonnya juga suasananya. Pastinya saya pribadi sudah tidak sabar menanti momen ini,” kata jebolan Suci I ini. (dwi/ila)