KULONPROGO – Pemerintah memberikan bantuan kepada para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang ada di Kulonprogo. Penyerahan bantuan sosial secara simbolis dikemas dengan agenda syawalan Kader Penanggulangan Kemiskinan (KPK) se Kulonprogo di Rumah Dinas Bupati Kulonprogo, kemarin.Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulonprogo Drs Eko Pranyata mengatakan, pemberian bantuan dimaksudkan untuk meringankan beban hidup PMKS yang memiliki keterbatasan kemampuan dengan masyarakat yang lain.Pemerintahan daerah melalui Dinsosnakertrans akan memberikan pelatihan keterampilan usaha dan memberdayakan mereka yang memiliki kemampuan. “Terlebih mekanisme pemberian bantuan sekarang tidak boleh diberikan secara tunai, harus bekerja sama dengan PD Bank Pasar untuk penyaluran bantuan ini,” katanya.
Eko menjelaskan, jumlah PMKS di Kabupaten Kulonprogo mencapai 812 orang mulai dari lansia, penyandang cacat, balita telantar dan pemilik rumah tidak layak huni (RTLH).Semua mendapatkan bantuan. Untuk lansia dan balita telantar masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 500 ribu. Sedangkan penyandang cacat, baik yang cacat ringan atau berat, masing masing diberikan bantuan senilai Rp 1 juta. Beikutnya untuk RTLH masing-masing mendapatkan Rp10.180.000.Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengungkapkan, pemberian bantuan sudah sesuai dengan proporsi masing-masing. Kepada masyarakat yang sudah tidak mungkin dibuat produktif, diberikan bantuan tunai, meskipun mekanismenya harus melalui rekening bank. “Pemerintah tidak akan berhenti untuk memberikan bantuan. Namun harus sesuai dengan proporsinya. Dengan bantuan ini, diharapkan kehidupan lansia bisa sejahtera dan tentram,” ungkapnya. (tom/jko)