JOGJA – Sebagai tenaga pendidik, Arief Ichwantoro menyadari, ketika mengajar di kelas,dirinya tidak dapat mengandalkan buku dan internet saja. Agar siswa-siswinya mudah memahami pelajaran, Arief membuat peralatan sendiri untuk menerangkan materi pelajaran yang disampaikan kepada siswa. Salah satu peralatan karya guru SMPN 1 Jogja ini adalah peraga peredaran darah manusia.Alat peraga yang dibuat 2013 lalu ini menggunakan kertas karton yang didesain seperti manusia. Peralatan ini dilengkapi selang untuk menggambarkan peredaran darah manusia. Selanjutnya, selang diisi air berwarna merah untuk menggambarkan aliran darah ke seluruh tubuh. Mulai dari bagian kepala, aliran menuju usus, ginjal, hingga tubuh bagian bawah.
“Peraga ini dibuat agar guru tidak terlalu banyak bercerita tentang jalannya peredaran darah dalam tubuh manusia,” kata Arief di sela-sela acara Seminar Headmaster Empowerment dan bedah buku sekolah yang inspirasional di Grha Wana Bhakti Yasa Jogja, kemarin (25/8).CEO Titian Foundation Lily Kasoem menegaskan, jabatan kepala sekolah tak sekadar simbol. Selain dapat mengendalikan manajemen sekolah, seorang kepala sekolah dituntut bisa memahami dan mengenali para pegawai, guru, dan peserta didik. Sebab, kepala sekolah merupakan orang pertama yang menentukan kualitas pelayanan pendidikan di sekolah tersebut.”Kepala sekolah dan pengawas menjadi pihak yang sangat menentukan proses pembelajaran yang dilakukan pendidik di kelas,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Lily mengapresiasi kepala sekolah yang mau berkompetisi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Sebab, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh guru, tapi oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua siswa.”Titian Foundation ingin berkontribusi secara aktif pada pendidikan di Indonesia melalui program kompetensi dan tenaga kependidikan di Jogjakarta dan Klaten,” terang Lily.Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi DIY Kadarmanta Baskara Aji mengapresiasi atas Titian Foundation dalam dunia pendidikan. Baginya, peran Titian Foundation sangat positif demi kemajuan dan kualitas pendidikan di Jogjakarta. “Titian Foundation sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sebab, pemerintah memiliki keterbatasan dalam memberikan pelatihan dan keterampilan kepada tenaga pendidik,” kata Baskara Aji. (mar/jko)