JOGJA – Pelaksanaan masa Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) UNY tahun ini, sedikit berbeda dibandingkan sebelumnya. Sebab, di antara 5.155 mahasiswa baru peserta ospek UNY tahu ini, terdapat 22 orang pemain Timnas U-19. Para pemain sepakbola andalan Indonesia tersebut akan mengikuti perkuliahan di UNY melalui jalur kerja sama antara UNY dengan PSSI. Seluruhnay menempuh kulaih S1.”Kedatangan 22 pemain Timnas U-19 di tengah kegiatan ospek ini merupakan momentum istimewa. Kami berharap para pemain Timnas dapat membaur dengan mahasiswa yang lain, sehingga dapat membangun pendidikan karakter melalui sepakbola,” kata Rektor UNY Rochmat Wahab dalam pembukaan ospek di GOR UNY, kemarin (25/8).
Pembukaan ospek ditandai dengan pemakaian jas almamater oleh Rochmat kepada tujuh orang perwakilan tujuh fakultas. Ospek akan diadakan selama 5 hari, 25 –29 Agustus.Rochmat menambahkan, jumlah peminat calon mahasiswa yang ingin masuk UNY terus meningkat. Pada 2014, animo mahasiswa baru yang memilih UNY sebanyak 133.557 orang yang terdiri dari jalur SNMPTN 63.886 orang, SBMPTN 51.426 orang, dan jalur Seleksi Mandiri 18.023 orang. Sedangkan kuota bidik misi sebanyak 1.103 orang. Rektor berharap, pengusul bidik misi melalui jalur Seleksi Mandiri dapat segera dirangkum dan dilakukan verifikasi. “Mahasiswa baru Program Pascasarjana sebanyak 959 orang, yaitu S2 sebanyak 890 orang dan S3 sebanyak 69 orang,” jelas Rochmat.
Menurut Rochmat, sebelum mengikuti ospek, 22 pemain Timnas U-19 bersama orang tuanya sudah melakukan pertemuan dengan jajaran pengurus PSSI dan UNY. Pertemuan tersebut sebagai ajang silaturahmi, sekaligus menguatkan kerja sama yang telah dilakukan kedua institusi tersebut. “Keberadaan para pemain Timnas U-19 sangat membanggakan bagi kampus UNY,” terangnya.Ketua PSSI Djohar Arifin Husin mengatakan, pelatih dan pemain menyadari bahwa para pemain Timnas U-19 memerlukan sports sains yang terdiri dari sports medicine, sports IT, sports nutrition. Hal itu penting untuk meningkatkan kualitas. “Penerapan sports sains wajib masuk dalam setiap program pelatihan” kata Djohar.Pelatih mental Timnas Indonesia U-19 Guntur Cahyo Utomo mengatakan, lima pemain yang tidak bisa ikut Ospek adalah Yabes Roni, Ryuji Utomo, Martinus Novianto, Eriyanto, dan Alqomar Tehupelasuri. “Yabes masih di NTT, karena keluarganya tenga berduka,” kata Guntur.
Ya, hari pertama ospek Evan Dimas Darmono cs datang ke lokasi di GOR UNY menggunakan celana panjang dan kaos berlogo garuda. Itu dilengkapi dengan almamater UNY warna biru tua. Para pemain asuhan Indra Sjafri itu, duduk di tribun bagian atas. Mereka tergabung kedalam mahasiswa baru FIK Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO).Guntur menambahkan, skuad Garuda Jaya terdaftar di FIK UNY sebanyak 26 pemain. Namun saat ini hanya tersisa 24 pemain saja. Itu setelah mereka memilih melanjutkan di perguruan tinggi lain. “Mahdi Fachri memilih kuliah di Ambon. Ricky Fajrin memilih kuliah di Universitas Negeri Semarang (Unnes),” ujarnya.Skuad Garuda Jaya tidak sepenuhnya mengikuti kegiatan Ospek yang disusun panitia. Pukul 11.00, mereka harus kembali ke hotel pemusatan latihan. Kemudian sore harinya, mereka berlatih di lapangan FIK UNY sebagai serangkaian persiapan Tur Eropa. Nantinya, para pemain direncanakan mengikuti Ospek tingkat universitas, dan dua hari tingkat fakultas.(mar/fid/jko)