MUNGKID – Sebanyak 50 anggota DPRD Kabupaten Magelang resmi dilantik di GOR Gemilang, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Kecamatan Mungkid kemarin (26/8). Anggota DPRD periode 2014-2019 ini dilantik Kepala Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Magelang Alimin Ribut Sujono.Rata-rata, usia para dewan di kisaran 40 tahun. Dari mereka, ada anggota dewan yang termuda dan berusia 27 tahun. Sedangkan yang tertua, berusia 64 tahun.Dilantiknya mereka, otomatis ke-50 anggota DPRD periode 2009-2014 berhenti. Sedangkan ke-50 anggota DPRD yang baru, perinciannya tujuh perempuan dan 43 laki-laki.Dari data yang dikumpulkan, anggota DPRD dariPartai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebanyak 10 kursi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) memiliki sembilan kursi, dan Partai Golongan Karya (Golkar) ada enam kursi. Sementara Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), masing-masing lima kursi. Untuk Partai Demokrat (PD) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sama-sama memiliki tiga kursi.
Anggota dewan termuda adalah Achmad Maksum dari PAN. Ia berusia 27 tahun. Sementara anggota DPRD tertua berusia 64 tahun ada dua orang. Yakni Soenarno dan Sarimin dari Golkar.Usai pelantikan, ditunjuk dua pimpinan sementara yang menjabat ketua dan wakil dewan sementara. Mereka adalah Saryan Adiyanto dari PDIP dan Miftahul Huda dari PKB. Dari 50 orang, 21 anggota dewan merupakan legislator incumbent. Sementara 29 anggota dewan merupakan wajah-wajah baru hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 9 April lalu. Sekretaris DPRD Kabupaten Magelang Mulyono menyatakan, biaya pelantikan dan kebutuhan dewan baru dialokasikan anggaran Rp 218 juta. Selain untuk konsumsi pelantikan undangan, sebagian besar anggaran dialokasikan untuk pengadaanseragamdinas senilai Rp 188 juta.”Ke-50 anggotaDPRDKabupaten Magelang resmi dilantik dan pengambilan sumpah jabatan anggotamelalui sidang istimewaDPRD. Ketua Pengadilan Negeri (PN) Mungkid Alimin Ribut Sujono yang memimpin,” papar Mulyono.
Menurut Mulyono, biaya pelantikan dan kebutuhan dewan baru dialokasikan anggaran hampir setengah miliar. Sebab, biaya pelantikan termasuk biaya konsumsi menghabiskan anggaran senilai Rp 30 juta.”Sementara besar anggaran dialokasikan untuk pengadaanseragamdinas senilai Rp 188 juta rupiah,” tegasnya.Anggaran tersebut dianggarkan untuk lima stel seragam. Yakni, pakaianseragamlapangan (PSL), pakaian sipil resmi (PSR), pakaian sipil harian dua setel, dan pakaian dinas harian (PDH). Penggunaan anggaran untuk lima tahun sekali.”Pelantikan dan sumpah jabatanDPRDini berdasarkan keputusan Gubernur Jateng tentang peresmian penghentian dan peresmian pengangkatan anggotaDPRDKabupaten Magelang,” katanya.(ady/hes)