SLEMAN – Sebagai salah satu unit bisnis yang memiliki jaringan besar di Jogjakarta, Margaria Group siap melakukan ekspansi bisnisnya ke luar Jawa. Tahun ini ditargetkan perluasan bisnis dilakukan dengan mendirikan unit baru di Pekanbaru, Riau serta Balikpapan, Kalimantan Timur.Direktur Utama Margaria Group Dyah Suminar mengatakan dipilihnya dua kota tersebut dikarenakan mayoritas masyarakatnya yang memeluk agama Islam. Disamping itu, dua kota tersebut memiliki kemampuan ekonomi serta paham dengan mode busana muslim. “Setiap wilayah memiliki karakter berbusana muslim berbeda. Jadi sebelumnya kami akan melakukan survei dan penelitian untuk memahami mode pakaian muslim,” terang Dyah disela acara Syawalan Karyawan Margaria Group di Auditorium UNY, Selasa (26/8).
Dyah sendiri menargetkan setiap tahunnya unit usaha Margaria dapat berkembang dengan baik, tidak hanya pada usaha fesyen melainkan disegala sektor usaha. Tahun depan, jelasnya, setidaknya terdapat tiga unit baru di Jogja. Untuk unit baru di luar DIJ, pihaknya masih mengembangkan unit busana muslim.Hingga kini, sambung Dyah, lebih dari 20 unit usaha yang dijalani dan dikembangkan oleh Margaria Group. Unit-unit usaha tersebut tersebar baik di Jakarta, Semarang, Solo, Purwokerto maupun Surabaya.Selain itu, pihaknya masih melakukan pengembangan kesejumlah kota tumbuh kuat baik secara ekonomi maupun budaya. Unit-unit usaha Margaria Group sendiri seperi Margaria, Karita, Griya Muslim Annisa, Al-Fath dan Nandia Batik juga akan terus dikembangkan.
Dyah menyatakan di tengah persaingan busana muslim yang semakin ketat, pihaknya tidak khawatir dengan kemunculan toko-toko busana muslim baru. Itu disebabkan unit usaha busana muslim Margaria selalu memiliki model-model terbaru yang tidak dimiliki toko lain. “Kami memiliki desainer muda yang memahami perkembangan mode busana muslim,” terangnya.Menurut Dyah, masing-masing produk yang ditawarkan ada pembedanya. “Sampai hari ini respon masyarakat sangat baik, dibuktikan dengan atusiasme masyarakat memilih produk kami,” terangnya.Sementara itu, untuk menjaga unit usaha Margaria semakin professional dalam pengelolaan dan manajemen, Dyah bersama jajaran komisaris lainnya telah berkomitmen setiap unit bisnisnya berbadan hukum perseroan terbatas. “Ada banyak keuntungan ketika sebuah unit bisnis sudah menjadi persero, antara lain kemudahan dalam izin usaha dan urusan perpajakan,” jelasnya.
Dyah sendiri menargetkan tahun ini ada lima unit usaha yang sudah berbadan hukum persero. “Ini sebagai komitmen meningkatkan profesionalisme sebagai suatu badan usaha. Apalagi, jumlah karyawan kami saat ini mencapai seribu orang,” katanya.Sementara itu, dalam kegiatan syawalan tersebut Margaria Group juga memberikan apresiasi kepada sejumlah karyawan yang telah mengabdikan waktu dalam jangka waktu tertentu. Penghargaan yang diberikan berupa uang serta umrah.Komisaris Utama Margaria Group Herry Zudianto menyatakan penghargaan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menghargai komitmen yang telah diberikan oleh para karyawan. “Ini dedikasi kami kepada mereka atas kerja kerasnya memajukan Margaria,” katanya. (bhn/ila)