JOGJA – Mahasiswa UNY memiliki cara tersendiri ketika merangsang anak usia Sekolah Dasar (SD) agar mau menulis cerpen. Salah satunya menggunakan media musik. Media pembelajaran dengan menggunakan musik ini digagas oleh empat mahasiswa PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan UNY. Ke-4 mahasiswa itu antara lain Luftia Firdausia, Argi Sofyan, Sophia Rachma Qurrota, dan Rahmad Yusuf Saputro.Menurut Luftia, penggunaan musik mampu memberikan kontribusi yang besar dalam pelaksanaan pembelajaran menulis cerpen. Sebab, kebanyakan usia anak-anak lebih menyukai lagu-lagu, ketimbang belajar dengan menggunakan papan atau buku. Gagasan ini telah diterapkan ketika mengajar di SDN Pucung, Tamanmartani, Kalasan, Sleman beberapa waktu lalu. Kreavifitas ke-4 mahasiswa tersebut berhasil meraih dana Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian tahun 2014.
“Musik mampu meningkatkan proses pembelajaran menulis dan meningkatkan keterampilan menulis cerpen di sekolah,” kata Luftia.Musik dipilih sebagai media pembelajaran, karena lirik lagu mengandung suatu kisah atau cerita, sehingga dapat dijadikan landasan untuk menstimulasi ide dalam menulis cerpen. Selain itu, musik sering dijumpai adanya lirik yang mengisahkan sesuatu kondisi tertentu yang dirasakan pengarang lagu yang dapat dijadikan sumber inspirasi untuk menulis cerpen.”Musik identik dengan sesuatu yang dapat menghibur dan menyenangkan. Suasana senang pada diri siswa akan memberikan efek kemudahan bagi siswa untuk menyelesaikan tugas menulis cerpen yang diberikan,” jelasnya.
Sophia Rachma menambahkan, pembelajaran menulis cerpen dengan mengunakan media musik mampu meningkatan proses dan hasil. Peningkatan proses menulis cerpen ditandai dengan meningkatnya motivasi, perhatian, dan keaktifan siswa dalam setiap tahapan menulis cerpen.”Indikasinya banyak siswa yang termotivasi untuk membuat kerangka karangan, mengembangkannya dalam bentuk draf, sekaligus merevisinya serta termotivasi untuk menyunting dan mempublikasikan cerpen,” kata Sophia. (mar)