SEWON – Bantul Ekspo (BE) 2014 berakhir dan ditutup Senin (25/8) malam. Dari gelaran itu, setidaknya ada torehan transaksi penjualan yang cukup fantastis selama diadakan sebelas hari.Panitia BE 2014 mencatat transaksi penjualan menembus angka Rp 16,5 miliar. Ini melampaui target yang dipatok panitia sebesar Rp 16 miliar. “Ini kami peroleh dari data yang diserahkan para pemilik stan,” terang Ketua Panitia BE 2014 Heni Purwanto kemarin (26/8).Penghitungan data transaksi itu bahkan dilakukan setiap hari. Setiap hari 233 pemilik stan menyerahkan hasil rekap transaksi kepada panitia. Heni menerangkan, pada BE 2014 ini panitia menyediakan 253 stan. Hanya saja yang terisi hanya 233 stan. “Yang banyak dari kerajinan, kuliner dan otomotif. Seperti ban dan sepeda motor,” ujarnya.
Dibanding tahun lalu, catatan transaksi BE 2014 memang jauh lebih besar. Pada BE 2013 lalu, panitia mencatat nilai transaksi mencapai Rp 10 miliar lebih. Itu karena memang pelaksanaan BE kali ini lebih lama yaitu sebelas hari. “Tahun lalu hanya tujuh hari,” urainya.Selain nilai transaksi, kata Heni, ada sejumlah saran yang diterima panitia. Diantaranya panitia diminta menyediakan waktu lebih lama pada penyelenggaraan BE tahun depan. Tak hanya itu, panitia juga diminta memperbaiki penataan stan. “Ada yang minta jarak antar stan diperlonggar biar tidak ada desak-desakan pengunjung,” ungkapnya.Menurutnya, panitia hanya mendapatkan pemasukan dari hasil penjualan stan. Meskipun panitia tak berniat mencari keuntungan melalui penjualan stan itu. “Yang penting para pengusaha kecil dapat memamerkan dan menjual produk-produk mereka,” terangnya. (zam/ila)