WONOSARI – Banyak kejutan yang terjadi dalam lanjutan Djarum Multi Cabang (DMC) di GOR Siyono Playen kemarin (27/8). Memasuki babak 16 besar, separoh atlet harus angkat koper setelah kalah dalam persaingan.Di kelompok usia dini, tiket babak 16 besar diraih setelah menumbangkan lawan-lawannya melalui pertarungan sengit. Dari babak penyisihan kemarin, 16 atlet kelompok tunggal usia dini putra madya lolos ke babak 16 besar. Di antaranya, Abdillah Fauzannabil (Taruna), Ardhiyan Kurnia (Semboja), dan M Danish Maulad Feary (QQ). “Masing-masing menang dua set sekaligus,” jelasnya.
Kemudian di kelompok tunggal usia dini putri, delapan atlet juga mengantongi tiket ke babak selanjutnya. Seperti, Gisyella Maradika (Pancing Kota), Fauziah Qq (Taruna), Zulfa Nur Safrida (Locomotif) dan Gorakni Dwa Reka (Manunggal). Untuk kelompok tunggal pemula putra , 11 atlet meraih tiket babak selanjutnya setelah mengalahkan lawan-lawannya. Salah satunya diraih pemain asal klub Jogjaraya, Alvianto Nugroho. Dia harus bersusah payah mengalahkan Oktoria dari klub Elang dengan skore tipis 21-19, 19-21, dan 21-18. “Namun ada yang menarik dalam pertandingan tunggal anak-anak PA madya. Unggulan dua kelompok anak-anak dari klub Samudra, Noval Zaky K kalah dengan pemain non unggulan dari klub Dewa Ruci, Wisnu Adhi,” kata petugas tekhnis pertandingan, Vierman Suryanto.
Di kelompok yang lain, ganda remaja putra, empat atlet lolos ke 16 besar. Mereka adalah Audi Setyawan+Wayan Widhiatmoko (Rajawali), Agus Putra P+Alvianto Nugroho (Jogjaraya), Bayu Puja T+Yoggi Pamungkas (Semboja/Wirogati) dan Basith Hidayat+Hanif Nurachma A (Victory/Exist). “Persaingan antarpemain memang sengit,” ujarnya. Vierman mengingatkan, untuk hari ini pertandingan dipastikan akan semakin seru. Khususnya di kelompok usa dini dan anak-anak utama. “Pertandingan semakin ketat dan mendebarkan untuk memperebutkan tiket ke babak selanjutnya,” kata Vierman. (gun/din)