MUNGKID – Anggota DPRD Kabupaten periode 2009-2014 diminta segera mengembalikan fasilitas negara, pasca-diberhentikan pada Senin (26/8). Sejauh ini, beberapa fasilitas negara yang dipinjamkan ke wakil rakyat belum kembali ke sekretariat dewan. Di antaranya, mobil dinas, pendukung lain seperti laptop dan lainnya.Permintaan segera mengembalikan semua fasilitas dilakukan. Karena, mereka tidak lagi menjadi anggota dewan. Para mantan dewan tidak lagi berhak menggunakan fasilitas negara. “Semestinya segera dikembalikan fasilitas negara yang dipinjamkan ke wakil rakyat. Karena fasilitas negara yang dibawa anggota DPRD memang milik rakyat,” tegas Sucoro, tokoh masyarakat Borobudur kemarin (27/8).
Menurut Sucoro, para anggota dewan yang tidak lagi menjabat, tidak berhak dan tidak memiliki wewenang membawa fasilitas negara. Status mobil dinas yang dibawa selama ini hanya sekedar pinjaman. Sehingga, para anggota DPRD yang diberhentikan, segera mengembalikan dengan kesadaran. “Termasuk bagi anggota DPRD yang terpilih kembali. Mereka yang membawa mobil dinas harus dikembalikan semua dulu, tanpa terkecuali,” imbuhnya.Pimpinan Warung Info Jagad Cleguk ini meminta anggota DPRD yang belum mengembalikan mobil dinas dan fasilitas lain ditegur. Terutama dari pimpinan partai politik (parpol), tempat ia berasal.Bila perlu, ia mengusulkan parpol bersangkutan memberikan sanksi pada anggotanya yang bandel. Terutama yang masih menggunakan fasilitas negara yang dipinjamkan. “Harus tahu malu. Kesadaran mengembalikan mobil dinas harus tanpa paksaan. Tapi parpol juga bisa menegur anggotanya, bila diperlukan,” tegasnya.
Selain meminta segera dikembalikan, pria berambut gondrong ini mengingatkan mobil dinas yang dikembalikan harus utuh seperti semula. Jangan sampai ada alat-alat di mobil hilang atau rusak dan dibiarkan tidak diperbaiki.Sementara itu, Sekretaris DPRD Kabupaten Magelang Mulyono mengaku pascadiberhentikan, aset milik Pemkab Magelang yang dipinjamkan seharusnya dikembalikan. Meski begitu, belum semua anggota DPRD mengembalikan mobil dinas dan piranti lainnya. “Ada beberapa yang sudah mengembalikan,” ungkap Mulyono.
Menurut Mulyono, beberapa anggota dewan yang mengembalikan dengan kesadaran sendiri dan ada yang minta diambil. Beberapa yang mengembalikan fasilitas negara itu, di antaranya Mantan Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto. Ia mengembalikan laptop. Hal sama juga dilakukan Mantan Wakil Ketua DPRD M. Achadi, yang mengembalikan mobil dinas. Sementara, Mantan Ketua Badan Legislasi Lilik Trihandoko meminta mobil dinasnya diambil. “Sementara anggota dewan lain, kami masih menunggu,” katanya.Ia minta secepatnya, bagi anggota dewan yang belum mengembalikan fasilitas negara segera menempati janjinya.Karena, batas pengembalian paling tidak, awal September mendatang. Karena, mobil dinas dan fasilitas itu juga akan digunakan pimpinan dewan dan anggota DPRD periode 2014-2019.Secara keseluruhan, mobil dinas yang dipinjamkan ada 16 kendaraan. Semua digunakan pimpinan DPRD, ketua fraksi, ketua komisi, dan lainnya. “Harapan kami, awal September dikembalikan. Karena pimpinan dewan yang baru juga akan menggunakan,” katanya.(ady/hes)