WONOSARI – Kejutan memang kerap terjadi di kejuaraan bulutangkis Djarum Multi Cabang (DMC). Itu termasuk penyelenggaraan di GOR Siyono, Playen, Gunungkidul. Kemarin (28/8),sejumlah pemain unggulan harus angkat koper lebih awal, setelah ditundukkan lawan-lawannya.Dua pemain yang diunggulan di kelompok tunggal usia dini putra madya, Andri Prihantoro (Jogjaraya) gagal melaju ke babak selanjutnya setelah dikalahkan Adrian Pratama (STIM YKPN). Di tunggal usia dini putri, Nabila Zahra (Pancing Sembada) menyerah dari Gorakni Dwa Reka (Manunggal) dengan angka 17-21, 21-13, dan 21-14.Kejutan lainnya, di tunggal pemula putri, Diva Ayu Madina (STIM YKPN) menyingkirkan Hernadita Dewi Amalia (Pancing Kota) lewat pertandingan tiga set, 19-21, 21-16, dan 21-9. Niko Astano (STIM YKPN) mengungguli Tia Arifurahman )Pancing Sembada) straigt seti 21-11 dan 21-14. Di kelompok yang sama, Reynalda Kurnia Candra (Elang) menang mudah atas Farhan Histabul Yasykur (Taruna) 21-7 dan 21-6.
Kejutan juga terjadi di kelompok anak-anak putra utama di grup B. Kualitas pemain di grup ini hampir merata. Karena itu, sulit untuk memrediksi siapa-siapa yang bakal lolos ke babak selanjutnya. Niko Wijaya (PWS) tersingkir setelah kalah dari Alif Jagad Amir S (Diamond Baru) lewat pertandingan tiga set.Panitia lokal DMC Gunungkidul Subarjo berharap, meskipun sejumlah atlet unggulan tersingkir, lanjutan kejuaraan ini dipastikan akan tetap menarik. Kepada pemain-pemain yang gagal, dia berharap untuk tidak berkecil hati dan tetap giat berlatih dan meningkatkan kemampuan.”Sekali lagi, kami ucapkan banyak terimakasih kepada atlet yang sudah tampil. Bagi yang lolos ke babk selanjutnya, silakan beri suguhan menarik kepada penonton. Selamat bertanding,” kata Subarjo. (gun/din)