MAGELANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang mengklaim tak pernah melakukan penjualan darah. Saat masyarakat harus mengeluarkan biaya saat butuh darah, ini semata karena harus ada biaya pengganti proses pengolahan darah (BPPD). Yakni mengganti kantong darah hingga alat pengolahan penunjang lainnya yang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Ini ditegaskan Ketua PMI Kota Magelang Sukardi, saat pengukuhan panitia bulan dana PMI tahun 2014 di Pendopo Walikota kemarin (28/8).”Kami tegaskan PMI tidak melaksanakan penjualan darah. Yang dibayarkan masyarakat adalah biaya pengganti proses pengolahan darah,” paparnya.
Sukardi mengemukakan, aturan biaya pengganti diatur sesuai surat Kementerian Kesehatan RI yang diperkuat SK PMI Pusat, SK Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, dan SK PMI Provinsi Jateng. Penggunaanya juga telah diatur di dalamnya. Di mana, mulai 7 Juli 2014, biayanya Rp 360 ribu per kantong. “Gak bener kalau ada informasi PMI jual darah,” papar pria yang pernah menjabat kepala Bappeda Pemkab Magelang ini.Terkait bulan dana PMI, tahun ini ditargetkan mencapai Rp 235 juta. Karena pada 2013, perolehannya sebesar Rp 208,7 juta. Dana tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan sosial kemanusiaan untuk penanganan bencana lokal maupun nasional, pembinaan palang merah remaja, serta kegiatan lain sesuai ketentuan yang berlaku.
“Tahun ini, pelaksanaan bulan dana PMI diketuai Kapolres Magelang Kota dan didukung instansi PNS, TNI, Polri, BUMN, BUMD serta pengusaha,” jelasnya.Dikatakan, sesuai petunjuk teknis pemanfaatan hasil bulan dana yang diatur berdasarkan pengelolaan PMI pusat, pembagiannya 50 persen untuk program kemanusiaan, 30 persen untuk operasional, dan 20 persen untuk lain-lain.”Di Kota Magelang, program kemanusiaan dialokasikan 69,8 persen. Justru yang dikurangi biaya operasional dan biaya lain-lain. Ini untuk mengoptimalkan peran PMI menangani masalah kemanusiaan,” katanya.Saat mengukuhkan pengurus bulan dana PMI, Wali Kota Sigit Widyonindito menyerahkan alat operasional bulan dana PMI. Seperti stiker, kupon, leaflet, serta piagam pada pengurus yang baru dikukuhkan. Penarikan bulan dana PMI mulai dilaksanakan 1 Agustus hingga 31 Oktober mendatang.(dem/hes)