JOGJA – Festival Kesenian Yogyakarta (FJY) 26 kembali menunjukkan taringnya. Setelah heboh dengan pembukaan di Tugu Pal Putih 20 Agustus lalu, kemarin mereka hadir kembali dengan tampilan wah. Bedanya kali ini mereka menyulap bantaran kali Code, tepatnya utara Jembatan Kleringan menjadi panggung pementasan Jumat (29/8) malam. Dalam pementasan kali ini, FKY menghadirkan kolaborasi apik antara seniman Jogja Video Mapping Project (JVMP). Jadilah Jembatan Kleringan diserbu penonton dan pecinta FKY. Pentas inipun dikemas selama dua hari dan berakhir Sabtu (30/8) malam kemarin. “Ini untuk merespon semangat teman-teman seniman dalam berkarya. Dimana fasilitas pertunjukan masih sangat minim. Tapi dengan memanfaatkan fasilitas publik, seni pun dapat hadir dengan indah,” kata Ketua II FKY 26 Ari Wulu.
Wulu, sapaannya, menambahkan panggung ini juga respon terhadap kesenian tradisi. Sebagai contoh kesenian Angguk dari Kulonprogo. Kesenian ini kerap tampil namun untuk masyarakat perkotaan kurang mengetahui.Dengan menghadirkan di jantung kota maka kesenian ini mendapatkan perhatian. Selain itu, juga mampu dipertontonkan dengan layak. Dimana kemasan dan tampilannya berbeda dengan pertunjukan Angguk pada umumnya.an itu juga dinamis. Selain itu dengan kolaborasi ini dapat menjadi wajah dan warna baru. Terlebih pengetahuan untuk generasi muda kita,” kata Wulu.
Panggung Kleringan diawali tarian dari PAC’O. Karya ini terinspirasi dari jiwa kepahlawanan Pangeran Diponegoro yang patriotik dan religious. Tarian kedua oleh Pandora Rimaji membawakan Sanekala sebuah urban legend. Pertunjukkan dilanjutkan oleh Angguk Sri Panglaras yang merupakan salah satu kesenian dari Kulonprogo. Di sela penampilan inilah video mapping diputar. Tembok Jembatan Kleringan pun dihajar oleh JVMP dengan visual grafisnya yang apik.Setelah JVMP, giliran Mila Art Dance (MAD) hadir dengan Serimpi Kawung. Selanjutnya giliran Kinanti Sekar Dance Theatre dengan tariannya yang berjudul Lhawung Sri. Pentas malam itupun ditutup dengan pertunjukan Wayang Hip Hop. Sedangkan untuk Sabtu (30/8) malam tampil Vertigong, Individual Life, Sekar Jindra dan Acapella Mataram. (dwi/ila)