SLEMAN – Untuk menunjukkan kepeduliannya dengan warga sekitar kampus, sebanyak 150 mahasiswa UGM bersama warga, bahu membahu membersihkan bantaran sungai sepanjang 744 meter yang melintasi tiga dusun, yakni di padukuhan Karanggayam, Kocoran, dan Karangwuni, Depok. Dalam gotong royong ini, mereka berhasil mengeruk sampah sebanyak 3 truk.Sebelumnya, para mahasiswa juga telah mengedukasi warga mengenai pentingnya instalasi pengolahan air limbah dan sanitasi bagi kesehatan lingkungan.”Kami mengajak warga untuk membudayakan hidup sehat dan tidak buang sampah sembarangan,” kata koordinator kegiatan, Fadli Haris kemarin (1/9).Mahasiswa Teknik Fisika UGM ini menambahkan, aksi gotong royong ini berhasil mengumpulkan sampah dari sungai sebanyak tiga truk. Selain sampah rumah tangga, mahasiswa memberikan pasir yang sedimennya mencapai 50 sentimeter.
“Aksi bersih-bersih ini untuk mencegah banjir, dan kerusakan lingkungan akibat penumpukan sampah,” jelasnya.Selain para mahasisawa, panitia Dies Natalis ke-65 UGM juga mengadakan serangkaian kegiatan bakti sosial, seperti khitanan masal, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pembagian paket sembako bagi warga sekitar kampus UGM. Dalam kegiatan ini, panitia menggandeng Rumah Zakat, Infaq, Sodaqoh (RZIS), dan Tim KKN PPM Inspiring Bulaksumur Urban Comunity (IBUC).Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Prof Dr Suratman mengatakan, program tersebut merupakan wujud kepedulian UGM terhadap warga sekitar kampus. “Kegiatan ini akan menjadi program rutin setiap Dies Natalis UGM,” kata Suratman. (mar/jko)