MAGELANG –Wali Kota Sigit Widyonindito berkunjung ke SDN Rejowinangun Utara 1 dan 6, kemarin (1/9). Pada kunjungan tersebut, wali kota memimpin upacara bendera. Saat meninjau lapangan, ia menemuikan hal tak mengenakan. Wali kota mendapati lima guru yang terlambat masuk kantor. Kenyataan itu membuat orang nomor satu di Kota Magelang ini gelo. Ia menyayangkan kejadian itu. Mengingat profesi guru merupakan figur yang jadi contoh muridnya.”Saya sayangkan, kenapa ada guru yang masih telat. Kasihan para siswa sudah menunggu, gurunya justru terlambat datang ke sekolah,” kata Sigit memberikan pengarahan pada para guru dari dua sekolah tersebut, kemarin (1/9).
Sedangkan lima guru yang terlambat masuk sekolah semuanya dari SD Rejowinangun Utara 1. Ada yang terlambat 10 menit dan 15 menit. Bahkan, ada yang datang saat jarum jam menunjukan pukul 07.22. Diingatkan Sigit, walau ada beberapa guru dari luar kota, semua itu bukan jadi alasan terlambat masuk sekolah.”Ini bisa diantisipasi dengan baik, datang lebih awal lebih baik daripada telat. Yang rugi kan juga para siswa, jam belajar mereka berkurang dan proses mengajarpun tidak optimal,” kata Sigit mengingatkan.Sigit meminta para guru lebih bersemangat meningkatkan kinerjanya. Menurutnya, saat ini para guru di Kota Magelang sudah mendapat tunjangan kesejahteraan pegawai (kespeg). Belum lagi tunjangan sertifikasi bagi guru yang memenuhi syarat.”Harusnya ini menjadi motivasi para guru meningkatkan kinerjanya,” tuturnya.Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan wali kota rutin dilakukan ke sekolah setiap Senin. Seperti biasanya, ia menjadi pembina upacara di dua sekolah yang lokasinya berdampingan.(dem/hes)