PURWOREJO – Jembatan Secang di Desa Secang, Kecamatan Ngombol, Purworejo dilaporkan rusak parah dan nyaris runtuh. Agar jembatan tetap bisa difungsikan, untuk sementara jembatan disangga dengan bambu dan kayu seadanya. Karena untuk memperbaiki jembatan yang rusak akibat dilalui kendaraan dengan tonase tinggi ini, sedikinya dibutuhkan Rp 750 juta.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Purworejo Ir Fatori me-ngatakan, untuk saat ini pemerintah hanya akan mengambil langkah darurat. “Paling penting jembatan itu bisa dan aman dilalui kendaraan roda dua dan roda empat yang ringan dulu,” katanya, kemarin (3/10).Upaya darurat itu dilakukan dengan memasang pagar pengaman dari bambu pada sisi jembatan yang runtuh. Dinas PU juga memasang rambu tanda bahaya dari arah Sangubanyu Kecamatan Grabag maupun Secang dari Kecamatan Ngombol.
“Rencananya usulan tidak hanya untuk memperbaiki kerusakan, melainkan meningkatkan status jembatan. Lebar saat ini kan hanya 3,5 meter, nantinya akan kami usulkan 7 meter dan panjang 5 meter,” jelasnya.Kendati demikian, konstruksi baru juga tidak akan bertahan lama jika kendaraan yang melintas melebihi tonase jalan. “Jembatan itu boleh dilalui kendaraan dengan berat maksimal 10 ton. Kenyataannya ketika runtuh, truk yang melintas bawa muatan 25 ton,” tandasnya. (tom/jko/rg)