ADIDAYA PERDANA/RADAR JOGJA
SEPAKAT: Hasil rapat paripurna akhirnya menyetujui Raperda APBD Perubahan Kabupaten Magelang Tahun 2014. Bupati Magelang (kanan) dan Ketua DPRD berjabat tangan usai rapat paripurna.
grafis-rapbd-magelang
MUNGKID – Rapat paripurna akhirnya menyetujui Raperda APBD Perubahan Kabupaten Magelang Tahun 2014. Pada rapat tersebut, Bupati Magelang dan DPRD menghadiri rapat paripurna itu di Gedung Dewan, Jalan Soekarno-Hatta, Mungkid.Bupati Magelang Zaenal Arifin me-nyampaikan, pada Raperda APBD-P ada kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejumlah Rp 63.553.130.076
Semula Rp 134.564.474.000, menjadi Rp 198.117.604.076. Itu ditambah dengan lain-lain pendapatan daerah yang sah yang semula berjumlah Rp 263.512.500.550, naik sebesar Rp 102.103.477.450 dan men-jadi Rp 365.615.978.000.
Sedangkan dana perimbangan berjumlah Rp 1.065.590.847.313. “Total seluruh pendapatan daerah mencapai Rp 1.629.324.429.389,” jelasnya, kemarin (22/10).Bupati juga mengatakan di sektor belanja daerah keuangan mengalami peningkatan menjadi Rp 177.820.609.264 dengan rincian belanja tidak langsung naik Rp 82.697.751.239. angka itu berubah menjadi Rp 1.174.657.339.419. Sedangkan belanja langsung naik sebesar Rp 95.122.858.025, men-jadi Rp 827.906.493.268.
Untuk penerimaan pembiayaan daerah mengalami peningkatan sebesar Rp 13.251.649.425, sehingga menjadi Rp 429.034.403.298. Sedangkan pengeluaran pembi-ayaan daerah yang tetap mencapai Rp 55.795.000.000. Pembiayaan netto sebesar Rp 373.239.403.298 dimanfaatkan untuk menutup defisit. (ady/hes/ong)