Beredar di Youtube,Ditonton Ratusan Orang

GUNUNGKIDUL – Video pen-cabulan yang diduga menimpa siswi SMP Karangmojo, mengenakan seragam sekolah beredar di Youtube. Video berjudul “SMP N 1 Karangmojo mesum di hutan” ini meski baru diunggah satu jam, sudah ditonton berkali-kali.
Dalam video berdurasi 5 menit 32 detik tersebut terlihat seorang pria berkumis mencium bibir siswi berseragam SMP. Dilihat dari video tersebut, lokasinya seperti berada di sebuah hutan. Rekaman dari awal hingga selesai memperlihatkan pria berkaus batik warna merah dan pelajar beratribut SMP N 1 Karangmojo, Gunungkidul saling balas ciuman bibir.
Video sendiri diunggah oleh akun dengan nama Arief Alfarishy pada Senin (22/10) pukul 17.00. Karena jumlah penonton semakin banyak, kemungkinan pengunggah video ketakutan dan buru-buru menghapus. Lepas pukul 21.00 video siswi SMP yang dicabuli pria berkumis ini sudah tidak bisa dilihat lagi.
Salah seorang warga Wonosari, Adhitya Putra, 25, mengaku kaget melihat adegan tidak senonoh itu. Terlebih dari tayangan video memperlihatkan anak dibawah umur berseragam sekolah terlihat dicabuli oleh seorang pria. “Niat saya mau cari film tentang Gunungkidul, lha kok menemukan yang begituan (adegan penca-bulan siswi SMP),” kata Adhitya, kemarin (23/10).Kejadian tersebut membuatnya mengelus dada. Dia tidak me-nyangka kasus mesum kian hari semakin merajalela.
Lebih disayangkan lagi, dalam rekaman video terlihat seorang anak dibawah umur yang masih berseragam sekolah.Informasi video pencabulan ter-sebut tak urung memaksa Kepala Sekolah SMP N 1 Karangmojo Agus Suryono angkat bicara. Dalam kasus ini pihaknya lebih memilih untuk menyerahkan kepada aparat kepolisian.
“Informasinya (video penca-bulan) memang beratribut sekolah kami, namun untuk mengungkap kebenaran biarkan ditangani polisi,” kata Agus.Berkenaan dengan kabar tak sedap itu, pihaknya mengimbau kepada siswa-siswi untuk menjaga pergaulan dengan lawan jenis. Lebih penting lagi, orang tua murid hendaknya juga meningkatkan pantauan terhadap pergaulan anak.
Sementara itu, Kapolres Gunung-kidul AKBP Faried Zulkarnain mengaku sudah memonitor kasus video pencabulan tersebut. Seka-rang pihaknya menginstruksikan kepada jajaran untuk melakukan penyelidikan. “Nanti semua yang terlibat akan dimintai keterangan,” kata Faried. (gun/ila/ong)