FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
AJANG RESMI: Acara riding contest yang diadakan Satlantas Polres Magelang Kota untuk mewadahi pelajar SMA atau sederajat.
MAGELANG – Satlantas Polres Magelang Kota mengadakan riding contest. Acara ini diadakan untuk menekan pelanggaran lalu lintas (lalin) dan ke celakaan yang melibatkan pelajar sekolah.
Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 100 pelajar SMA atau se-derajat se-Kota Magelang dan dipusatkan di Lapangan Sido-topo Kota Magelang. “Kontes ini bagian dari upaya pelopor keselamatan berlalu lintas,” kata Kapolres Magelang Kota AKBP Zain Dwi Nugroho kemarin (23/10).
Dijelaskan, hingga kini masih banyak kecelakaan lalin yang melibatkan pelajar, baik sebagai pelaku maupun korban. “Kami prihatin atas kondisi itu. Maka diperlukan upaya keras menekan kasus tersebut. Salah satunya melalui kontes ini.
Lomba ini baru pertama dilakukan dan rencananya menjadi kegiatan rutin tahunan,” tuturnya.Selain menekan angka ke-celakaan, kompetisi sehat ini juga menguji keterampilan para pelajar dalam berkendara sepeda motor. Sekaligus sebagai ajang penyaluran bakat dan hobi. Terutama mereka yang suka olahraga balapan.
“Mereka yang biasanya balapan atau kebut-kebutan di jalan raya, bisa disalurkan di kompetisi ini. Selain menyalurkan hobi, juga meraih prestasi membanggakan. Siapa tahu, ke depan mereka benar-benar menjadi pembalap,” jelasnya.
Kasatlantas Polres Magelang Kota AKP Rizet Ariwibowo menambahkan, lomba terbagi dalam dua kelas. Yaitu, putra dan putri. Mereka harus me lewati delapan tantangan. Yakni, pe-ngereman, slalom, angka 8, Y (reaksi), U Turn, titian jembatan, dan rintangan kejut dengan sis-tem poin.Juara umum pertama diraih SMK 2 Magelang dengan tiga piala. Yakni, juara satu kategori B putra, juara satu kategori A putri, dan juara dua kategori B putri. (dem/hes/ong)