illustrasi
JOGJA – Untuk yang ketiga kalinya, ajang fesyen tahunan Jogja Fashion Festival (JFF) akan kembali digelar. Ajang tersebut memang dirancang sebagai fashion show prestisius yang bisa disejajarkan dengan event fesyen bertaraf nasional.
Rencananya, JFF 2015 dilangsungkan selama tiga hari dengan menampilkan 81 desainer dengan lebih dari 600 outfit.Chief Marketing Communication Plaza Ambarrukmo Rina Febria mengatakan, sebagai pusat life style Jogjakarta dan Jawa Tengah, plaza tetap berupaya menjadi bagian dinamika fesyen para pengunjung dan juga masyarakat luas.
“Penyelenggaraan fashion show ini sebagai representasi gaya fesyen di masyarakat dan menjadi trend yang bisa diterima semua kalangan,” tegas Rina, pekan lalu (30/10).
Mengusung tema Urban Ultimate, JFF 2015 merupakan representasi gaya fesyen masyarakat urban yang diterjemahkan dalam rancangan inovatif dengan siluet geometris dan simple, tanpa menanggalakan kesan prestisius dan elegan.
Menurutnya, tema ini terinspi-rasi dari perkembangan fesyen saat ini yang lebih mengedepankan nilai kepraktisan atau simple.
“Konsep ready to wear akan mendominasi rancangan. Karena itulah yang saat ini berkembang di ma-syarakat,” paparnya.
Sementara itu, Fashion Coordinator JFF 2015 Lima Luthfi Majid menambahkan, berbeda dengan JFF sebelumnya, JFF 2015 dibagi menjadi lima runway. Yakni, Ambarrukmo Fashiom Runway, Moslem Fashion Runway, Archipelago Fashion Runway, Global Fashion Runway, dan Ultimate Fashion Runway.
Selama acara berlangsung, 5-7 Maret 2015, akan ada 81 desainer yang masing-masing me-nampilkan 8 outfit.
“Satu runway nantinya ada 20 de-sainer yang mengisi dengan koleksi-nya yang sesuai tema runway. Ka-rena jumlah desainernya bertambah, tahun lalu 70 orang, dan tahun depan 81 desainer,” katanya. (dya/hes/ong)