SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA
BIKIN BANGGA : Sejumlah taekwondoin binaan Black Eagle Indonesia unjuk kemampuan di hadapan orang tua dan penonton dalam acara ramah tamah di Depok Spprt Center (DSC) kemarin (2/11).

Black Eagle Indonesia Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan UTI Pro Karawan Open

SLEMAN – Klub Takwondo Black Eagle Indonesia semakin menunjukkan eksistensinya dalam pembinaan atlet Taekwondo di Jogjakarta. Kemarin (2/11) salah satu klub taekwondo yang bernaung di bawah UTI-Pro ini menggelar acara ramah tamah di Depok Spprt Center (DSC).
Dalam acara ini, Black Eagle Indonesia juga menampilkan simulasi taekwondo dari para atletnya. Sejumlah taekwondoin cilik dengan piawai memamerkan gerakan dan jurus-jurus taek-wondo kepada hadirin yang datang dalam acara tersebut.Guru dari Black Eagle Indonesia Sabbeum Maklan Hatti mengatakan acara ini juga menjadi perayaan keberhasilan Black Eagle Indonesia merajai Kejuaraan UTI Pro Karawan Open di GOR Adirasa, Karawang 25-26 Oktober lalu.
Dalam ajang ini Black Eagle Indonesia sanggup meraih 5 emas, 6 perak dan 2 perunggu.
“Pencapaian ini tentunya patut kami syukuri. Ini adalah keberhasilan besar yang dapat kami raih. Bisa mendulang banyak medali dari ajang Karawang Open, sebuah ajang taekwondo yang cukup prestisius,” ujarnya.
Ada pun taekwondoin yang sang gup menyumbangkan emas adalah Faus Khansa, Ricardus Damar, Agung Adinata, Aulia Ayuningtias dan Luneta. Maklan berharap prestasi para taekwondoin ini bisa menginsprasi kawan-kawan-nya agar berprestasi di kejuaran UTI-Pro selanjutnya.
“Sebagai guru saya sangat bang-ga dengan pencapaian yang sudah ditorehkan anak-anak. Tentunya yang sudah berprestasi harus dipertahankan. Namun yang belum tentunya harus meningkatkan performa dan terus berlatih keras,” paparnya
Black Eagle Indonesia merupakan bagian dari Dojang Taek-wondo DSC. Dojang tersebut dikhususkan bagi anak-anak yang memiliki minat dan bakat untuk menjadi taekwondoin.
Selama tiga tahun berdiri, Black Eagle Indonesia sudah berhasil mencetak bibit-bibit taekwon-doin yang diharapkan kelak dapat mengharumkan dana Jogja dan Indonesia.
“Tujuan kami adalah untuk menciptakan wadah seka-ligus melatih mental calon atlet taekwondo dari usia sangat mu-da untuk bersaing dengan atlet-atlet daerah maupun negara lain,” tegasnya. (nes/din/ong)