BANTUL – Sebanyak 45 anggota DPRD periode 2014-2019 wajib mengikuti program orientasi.
Selama lima hari, yaitu mulai kemarin (2/11) hingga Kamis (6/11) para wakil rakyat tersebut akan mendapatkan berbagai materi mengenai tugas pokok dan fungsi mereka.
“Untuk membekali mereka. Agar mereka tahu,” terang Sekretaris DPRD Bantul Helmi Jamharis kemarin (2/11).
Helmi menguraikan, di antara materi yang akan disam-paikan adalah mengenai tugas pokok dan fungsi alat kelengkapan (alkap) DPRD , seperti komisi, badan legislasi hingga badan kehormatan DPRD. Tak ketinggalan, materi mengenai badan anggaran, dan badan musyawarah pun juga akan disampaikan.
“Termasuk bagaimana membahas raperda, dan APBD,” ujarnya.
Pada program orientasi ini Sekretariat DPRD beker-jasama dengan Badan Diklat Kementerian Dalam Negeri. Bagi seluruh anggota dewan wajib mengikuti kegiatan orientasi ini. Sebab, usai kegiatan tersebut mereka akan mendapatkan sertifikat yang ditanda-tangani Sekretariat DPRD dan Badan Diklat.
“Bagi yang tidak ikut ya tidak dapat sertifikat,” ungkapnya.
Padahal, sertifikat tersebut nantinya sebagai salah satu syarat bagi anggota dewan untuk mengikuti kegiatan berikutnya berupa bimbingan teknis (bim-tek).
Toh, program orientasi ini juga dibiayai APBD yang notabene uang rakyat.
“Seluruh akomodasi dan biaya perjalanan dianggarkan semua,” tandasnya.
Dia menambahkan, kegiatan orientasi diseleng-garakan di salah satu hotel di Kota Jogja. Berdasar aturannya, kegiatan tersebut memang tidak diper-bolehkan dihelat di luar DIJ. (zam/din/ong)