YOGI ISTI PUJIAJI/RADAR JOGJA
ANTUSIAS : Sejumlah peserta sedang melakukan proses pengolahan makanan berbahan lokal dalam festival kuliner di Taman Kaliurang kemarin (2/11).

Pokdarwis dan Aspek Gelar Festival Kuliner

SLEMAN – Jadah dan tempe tetap men-jadi menu favorit pengunjung Taman Kaliurang. Padahal, dalam festival kuliner oleh Kelompok Sadar Wisata ( Pokdawis) dan Asosiasi Pengusaha Penginapan dan Perhotelan Kaliurang (Aspek) kemarin (2/11) disajikan beragam menu tradisio-nal berbahan lokal.
“Ini kegiatan rutin yang digelar un-tuk keempat kalinya dalam rangka mengangkat kembali pariwisata aki-bat erupsi Merapi,” ujar Ketua Pok-dawis Kristian Awui yang juga ketua paniia festival kuliner. Kuliner khas memang paling ditonjolkan demi me-narik wisatawan.
Ketua Aspek Heribertus mengatakan, jadah tempe adalah menu khas Kaliurang sejak zaman nenek moyang. Nah, mela-lui festival kuliner, jajanan khas diperkaya dengan menu lain. Termasuk inovasi makanan dan minuman olahan. “Semua harus berbahan lokal,” ujarnya.
Pemilihan bahan lokal bukan semata-mata untuk menjaga tradisi. Lebih dari itu justru untuk membentuk ikon kuliner dan menu utama yang wajib disajikan kepada para tamu yang menginap di hotel-hoel kawasan Kaliuang. “Termasuk di setiap acara yang digelar di hotel Ka-liurang. Menunya itu,” lanjut Heribertus yang juga pengelola Jeep Wisata.
Festival Kuliner yang dihelat di Taman Tlogo Putri diikuti 98 tim. Mereka ter-diri dari peserta tim lokal dan luar Ka-liurang. (yog/din/ong)