GUNAWAN/ RADAR JOGJA
BELUM FINIS – Kapolda DIJ, Brigjen Pol Oerip Soebagyo (tengah) usai menyerahkan bantaun air bersih bersiap melanjutkan perjalanan ke Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari kemarin (2/11).

Tetap Semangat, Didorong Dalmas Saat di Tanjakan

Rute gowes di Gunungkidul terkenal ekstrem dan berbaya. Tetapi, medan yang menantang itu justru menjadi tantangan. Itu termasuk Kapolda DIJ Brigjen Pol Oerip Soebagyo dan anak buahnya.
GUNAWAN, Paliyan
PANCARAN sinar matahari di atas langit Gunungkidul kemarin (2/11) masih redup. Rombongan gowes bareng kapolda DIJ yang berangkat dari Padukuhan Giring, Desa Sodo, Kecamatan Paliyan nampak semangat menginjak pedal sepeda.
Bukan hanya sekadar semangat menantang medan berat, namun misi utama mereka sebenarnya adalah bhakti sosial penyaluran bantuan air bersih di Planjan, Saptosari.
Untuk menjaga keselamatan bersama, petugas medis hingga pasukan pengen-dali massa (dalmas) disiagakan. Bukan tanpa alasan. Sebab, rute yang dilewati syarat dengan pengguna jalan. Besar kemungkinan perjalanan masyarakat bisa terganggu kalau tidak diantisipasi.
Begitu pasukan gowes tiba tanjakan be-rat, barisan sepeda Kapolda DIJ Brigjen Pol Oerip Soebagyo dan Kapolres Gunung-kidul AKBP Faried Zulkarnain berjuang mengayuh pedal.
Tanpa perintah, mungkin karena kasihan, pasukan dalmas berinisiatif turun dari sepeda motor dan mendorong dari be-lakang. Dua tiga hentakan saja, stamina kedua pejabat kepolisian tersebut lang sung jreng dan kembali meneruskan perjalanan.
“Lumayan medannya bisa untuk mencari keringat, tetapi secara pribadi saya mengakui jalannya cukup menantang dan benar-benar terus menanjak,” kata Oerip Soebagyo tersenyum puas begitu sampai di garis finis.
Dalam bhakti sosial kali ini pihaknya memberikan bantuan sebanyak 20 tangki air bersih kepada warga di zona kekeringan. Bantuan kembali akan di-berikan lagi sesuai kebutuhan.
“Tetapi harapan kami, hujan segera turun sehingga bencana kekeringan segera teratasi,” ujarnya.
Pjs Kades Planjan Subariman menjelas-kan, sebagian masyarakat sudah meng-gunakan PDAM namun masih ada sejum-lah padukuhan kesulitan air bersih. Itu lantaran rumah penduduk berada di atas bukit.
“Ini nanti akan kami salurkan untuk empat padukuhan yakni, Legundi, Blim-bing, Pakel dan Sumber,” ucapnya.
Panit Humas Polres Gunungkidul Ipda Ngadino mengatakan, rute gowes bukan berakhir di Kecamatan Saptosari. Pasukan pengayuh sepeda masih harus melanjut-kan perjalan ke objek wisata Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari. “Jarak tempuhnya 17 kilometer,” ujarnya. (*/din/ong)