FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
ATURAN BARU: Para pedagang kaki lima (PKL) di Kartika Sari Jalan Tidar mendapat edaran dari pemkot untuk memasang daftar harga.
MAGELANG – Pemkot Magelang meminta pedagang kaki lima (PKL) di Kartika Sari Jalan Tidar memasang daftar harga. Kebijakan itu untuk meng hindari adanya praktik “nutuk” yang selama ini membuat resah konsumen. Dengan memasang daftar harga makanan, di-harapkan memberikan kenyamanan pengunjung.
Kasi Pemberdayaan dan Penataan PKL, Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kota Magelang Marjinugroho mengatakan, khusus PKL di kawasan Kuliner Kartika Sari, pihaknya telah memberi surat edaran. Kebijakan ini menindaklanjuti, karena tak sedikit warga mengeluhkan soal patokan harga di Kartika Sari.
“Sudah kami beri surat edaran, supaya segera dipasang papan harga. Agar warga yang berada di Kartika Sari bisa nyaman. Mereka sudah mengetahui, sebelum memilih untuk makan apa,” papar Marjinugroho, kemarin (2/11).
Selain itu, dengan memasang papan harga, nantinya kualitas rasa dari dagangan PKL bisa dinilai dengan kuliner di dae-rah lain. Sehingga, dampak positifnya justru semakin menambah jumlah konsumen ke kawasan itu.
“Dengan memasang menu dan daftar harga, diharapkan tidak ada isitilah nutuk. Jangan sampai konsumen kecewa, tahunya di PKL itu murah ternyata mahal,” imbuh Marjinu.
Menurutnya, sebagian besar PKL di Kartika Sari hingga kini belum sepenuhnya merespons imbauan tersebut. Marjinu menyadari untuk memasang papan harga ini, PKL mem-butuhkan spanduk, desain atau banner di lapaknya.
“Mungkin butuh waktu mereka (pedagang) membuat spanduk atau mencantumkan harga di buku menu dulu. Ya, kami tunggu saja sampai dua pekan lagi,” katanya.
Sementara itu, salah satu PKL Karika Sari, Azis mengaku se-tuju dengan langkah Pemkot Magelang untuk memasang harga. Ia meyakini pemasangan itu justru membuat dagangan di pusat kuliner semakin ramai dan banyak pembelinya.
“Jadi harganya transparan, pengunjung enggak khawatir dan bisa mengira-ngira sebelumnya. Enggak takut-takut lagi mau jajal kuliner mana saja. Intinya, PKL sepakat melaksanakan imbauan itu,” kata pria yang juga ketua Paguyuban PKL Kartika Sari. (dem/hes/ong)