JOGJA – Tim sepak bola remaja DIJ siap untuk berlaga di ajang Kualifikasi PON Remaja 2014 Wi-layah III. Hari ini tim yang dibesut duet pelatih Ismak Usman dan Sambudiono tersebut menjalani laga debut di Stadion Citarum, Semarang.
Ada pun lawan pertama yang mereka hadapi ada-lah tim sepak bola remaja Banten. Ismak sebagai salah satu pelatih tim DIJ mengatakan masih buta kekuatan Banten. Namun dia optmistis DIJ memi-liki kualitas yang masih berada di atas provinsi ter-barat Pulau Jawa tersebut.
“Jujur saja seluruh tim yang ada di Wilayah III Kua-lifikasi PON Remaja ini kami masih buta kekuatannya. Namun saya sangat yakin DIJ memiliki kualitas yang masih berada di atas Banten,” sergahnya.
Setelah menghadapi Banten, Selasa (4/11) tim DIJ langsung berhadapan dengan tuan rumah Jawa Tengah (Jateng). Ismak mengatakan jadwal tersbut sebenarnya agak kurang menguntungkan. Sebab saat menghadapi lawan seberat Jateng, kemungkinan para pemain DIJ masih mengalami kelelahan ka-rena sehari sebelumnya wajib berjibaku dengan Banten.
Meskipun begitu, Ismak memastikan DIJ tidak akan mengeluh dengan jadwal ini. Dalam sebuah kejuaraan berformat home tournament, hal ini sudah menjadi barang yang biasa.
“Memang berat ya karena sehari setelah laga me-lawan Banten kami langsung berhadapan dengan Jateng. Tapi ini adalah hal biasa kok untuk sebuah kejuaraan berformat home tournament,” jelasnya.
Sekretaris Asprov PSSI DIJ Dwi Irianto mengucap-kan selamat bertanding kepada para duta Bumi Ngayogyokarto. Pria yang akrab disapa Mbah Putih (MP) tersebut berharap DIJ mampu lolos ke babak utama PON Remaja yang berlangsung di Jawa Timur (Jatim) Desember mendatang.
Kata MP, tim Kualifikasi PON remaja tersebut juga diproyeksikan untuk membela tim Pra PON Senior. Ya, karena sudah terlalu lama tak tampil di PON, MP tentu memiliki cita-cita DIJ kembali terjun di ajang multi even terbesar di Indonesia tersebut sesegera mungkin. “Kualifikasi PON Remaja ini adalah proses pematangan untuk para pemain kami,” jelasnya.
Secara jujur MP mengaku sangat mewaspadai tim DKI Jakarta. Kabarnya, tim asal ibu kota ini dibela oleh tiga penggawa yang pernah membela Tim Na-sional (Timnas) U-16. “Jateng sebagai tuan rumah juga harus diwaspadai. Mereka jelas bisa jadi lawan sangat berat,” jelasnya. (nes/din/ong)