FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
PRESTASI: Pemberian penghargaan kepada para atlet berprestasi dalam kejuaraan wushu yang digelar Sasana Sembilan Naga.

Pertama Kali Gelar Kejuaraan, Langsung Banjir Peserta

Olehraga wushu semakin berkembang di Magelang. Tak mengherankan jika kejuaraan yang digelar pun dibanjiri peserta.
FRITQIE SURYAWAN, Magelang
KEJUARAAN wushu taolu (jurus) dan kembangan diadakan di halaman Tempat Ibadah Trid-harma( TITD) Liong Hok Bio Ma-gelang, akhir pekan lalu. Ini adalah kejuaraan pertama kalinya.
Kejuaraan yang digelar Sasana Sembilan Naga tersebut bertujuan meningkatkan minat masyarakat, terhadap olah raga wushu. Melihat tingginya antusiasme peserta, rencananya kejuaraan ini akan digelar tiap tahun.
“Itu bisa dilihat dari murid sasana yang dulu bernama Liong Hok Bio ini makin bertambah banyak. Jujur, mencari atlet-atlet wushu di Kota Magelang itu terbilang susah. Jumlahnya sedikit dan sepertinya banyak yang tidak berminat. Karena itu, kami adakan lomba ini untuk lebih memopulerkan lagi olah raga bela diri ini,” kata Kepala Sasana Wushu 9 Naga, Jimmy Pa-lapa.
Pengusaha toko elektronik itu mengemukakan, turnamen ini sekaligus mencari bibit-bibit muda atlet wushu Kota Magelang. Hasilnya cukup membanggakan, dengan jumlah peserta hingga 50-an atlet dari 20-an institusi pendidikan tingkat TK-SMA.
“Banyak dari mereka setelah lomba ini kemudian gabung ke sasana kami. Efeknya, murid sasana kami bertambah menjadi 70-an murid dari sebelumnya hanya 25-an orang. Artinya, ketika ke depan ada kejuaraan, kami tidak lagi pusing mencari atlet untuk ikut serta dalam lomba,” tuturnya.
Humas Sasana Wushu 9 Naga Antoyo menambahkan, dalam turnamen ini dipertandingkan beberapa kelas dalam empat kategori. Di antaranya kategori TK mempertandingkan kelas Whu Jian. Lalu kategori SD kelas Nan Quan, Jean Quan, dan kelas C (be-lum senjata).
“Kemudian kategori SMP me nghadirkan kelas Tai Chi, Nan Quan, Jean Quan, dan kelas B (ber-senjata). Satu kategori lagi, yakni Kelas A dengan pertandingan Dao Shu, Jianshu, Gunshu, Yangshuo, Tai Chi, Nan Quan, Jean Quan, dan Nantou,” paparnya. (*/din/ong)