SEMARANG – Tim sepak bola remaja DIJ gagal melakukan start bagus dalam laga perdana kuali-fikasi PON Remaja 2014. Berlaga pada pertandingan pertama Wi-layah 3 di Stadion Citarum, Sema-rang, kontra Tim Banten kemarin (3/11), tim besutan Sambudiono dan Ismak Usman ini harus rela menelan kekalahan 0-1.
Sebenarnya dalam laga ini tim DIJ mampu menguasai jalannya pertandingan. DIJ lebih sering mem buat serangan-serangan ber bahaya. Sayang, tak ada satu pun peluang yang mampu dikon-versi menjadi gol.
Alih-alih membuat gol, perta-hanan DIJ malah lengah di peng-hu jung pertandingan. Pada me-nit 81, pemain Banten Budi Har yanto berhasil membobol ga wang DIJ yang dikawal M. Afrizan. Kedudukan 1-0 untuk Banten ini bertahan hingga pertandingan selesai.
Usai pertandingan, Sambudiono mengatakan selain ketidaktenangan saat melakukan penyelesaian akhir, faktor kekalahan DIJ juga disebab-kan rontoknya empat pemain DIJ akibat cedera.
“Akibatnya sebelum lawan mencetak gol kami bermain dengan 10 orang. Kan maksimal pergantian pemain hanya bisa dilakukan tiga kali. Sangat disayang-kan pada laga lawan Banten ini kami sial,” ujarnya.
Kekalahan di laga perdana ini ten tu bukan akhir segala-galanya untuk DIJ. Ya, mereka masih me-milliki tiga laga sisa. Menanggapi kekalahan ini, Sekre-taris Asprov PSSI DIJ Dwi Irianto berharap para pemain DIJ tidak patah semangat. DIJ memiliki pe-luang besar menang pada tiga per tandingan sisa. (nes/laz)