SETIAKY/RADAR JOGJA
KORBAN TEWAS: Korban akibat runtuhnya pondasi proyek hotel hingga kemarin sore masih berada di kamar jenazah RSUP Dr Sardjito untuk dilakukan visum.
KEJADIAN tertimbunnya galian hotel di Jalan Urip Sumoharjo cukup membuat beberapa rekan korban trauma. Mereka yang rata-rata berasal dari luar DIJ tak me-nyangka jika insiden ini bisa menimpanya.Wardi misalnya.
Ia yang belum lama ikut bekerja membangun hotel itu sebelumnya tak memiliki firasat apa pun. Bahkan se-belum kejadian, ketiga korban yang baru ia kenal juga tampak tak memperlihatkan gelagat aneh.
“Ya, saya tidak menyangka bakal kejadian seperti ini. Yang jelas kami sangat kaget saat galian itu longsor,” kata Wardi.Di lokasi kejadian, tampak membentang police line. Bangunan itu hanya terlihat sedikit dari luar karena masih ditutupi dengan seng
Sejumlah warga yang melintas di Jalan Urip Sumoharjo tak se-dikit yang penasaran. Sesekali mereka menengok dari ruang sempit untuk melihat secara pasti.
Sementara di seberang jalan persis di depan Studio XXI terlihat rekan-rekan korban duduk termangu. Mereka memperli-hatkan raut muka tak percaya atas kejadian yang baru saja terjadi. Bahkan sebagian dari mereka enggan untuk ditanya saat beberapa awak media be-rusaha menghimpun data.
“Saya tidak tahu Mas,” ungkap salah satu rekan korban yang enggan menyebutkan namanya.
Dari informasi yang dihimpun, ketiga korban dibawa ke RSUP Dr Sardjito Jogjakarta. Pan-tauan di lapangan, hingga sore kemarin belum ada kerabat korban yang menjenguk di La-boratorium Forensik. Hanya petugas dari Polsek Gondoku-suman yang ikut mengevakua-si korban. (fid/laz/ong)