Lafran Arse Jamaluddin for Radar Jogja
BELUM MAKSIMAL : Kontingen DIJ yang diterjunkan di Kejuaraan SHinkyokusinkai Soengging Cup II di Gedung Serbaguna Binamarga Minggu (2/11) lalu
JOGJA- Tim karate full contact Shinkyokusinkai DIJ hanya mampu merebut satu medali perak dalam Kejuaraan SHinkyokusinkai Soengging Cup II di Gedung Serbaguna Binamarga Minggu (2/11) lalu.
Satu-satunya peraih perak tersebut adalah atlet yang terjun di kumite kelas bebas putra, Lafran Arse Jamaluddin. Sejatinya, DIJ mengirimkan lima orang karatekanya pada Soengging Cup II ini. Selain Lafran, DIJ juga dibela Evy Dwi Nurmala (Kumite kelas bebas putri), Yarnis Wijaya (Kumite kelas bebas putri, Galuh Nur Fattah (Kumite -65 kg putra) dan Ipan Nopian Janitro (komite kelas bebas putra).
Sayangnya keempat karateka selain Lafran tersebut masih gagal mempersembahkan medali. Mnurut Lafran, ini adalah pertanda kalau Pengprov Shinkyokusinkai DIJ harus lebih serius membina atlet karate full contact. “S aya sangat berharap ada karateka Shinkyokusinkai yang lebih muda bisa berprestasi. Karena hal itulah Pengprov Shinkyokusinkai DIJ harus lebih serius lagi membina para karateka,” ungkapnya.
Kejuaraan ini diikuti enam pengprov Shinkyokusinkai di Indonesia. Selain DIJ dan tuan rumah Jawa Timur (Jatim), pengprov lain yang ambil bagian ialah Jawa Tengah (Jateng), Bali, Kalimantan Timur (Kaltim) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kejuaraan kali ini diikuti oleh total jumlah peserta 80 orang terbagi dalam kelas anak anak usia 16 tahun putra, kelas putra dewasa – 65 kg, kelas kumite putra -75 kg dan Kelas kumite putera bebas.(nes/din/ong)