Polisi Periksa Saksi, Belum Tentukan Tersangka

JOGJA – Aktivitas pembangunan hotel di Jalan Urip Sumoharjo, Klitren, Gondo-kusuman, Jogja, untuk sementara waktu dihentikan. Pasca robohnya bangunan cakar ayam yang menimbun tiga pekerja proyek hingga tewas, polisi masih menyelidiki penyebab peristiwa yang terjadi Senin (3/11) siang sekitar pukul 14.00 itu.
Salah seorang satpam proyek, Wawan, me-nyebutkan, sementara waktu proses pembangu-nan hotel dihentikan. Sejauh ini ia mendapat-kan konfirmasi bahwa kepolisian masih terus melakukan penyelidikan atas kejadian ini
“Sementara ditutup dahulu, katanya oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan. Apalagi habis kejadian seperti ini, masak hari ini kembali beraktivi-tas,” kata Wawan kemarin (4/11).
Dari pantauan di lapangan, aktivitas pembangunan hotel sepi. Hanya ada penjagaan di depan lokasi hotel. Sedangkan seluruh pekerja proyek, dipu-langkan terlebih dulu ke daerah masing-masing. Wawan tak tahu sampai kapan aktivitas pembangu-nan hotel bisa berjalan kembali.
“Ada sekitar 40 pekerja di lokasi ini. Setelah diputuskan untuk ditutup sementara, perusahaan memulangkan seluruh pekerja,” imbuhnya.
Di lokasi bangunan itu hingga kemarin masih terpasang police line. Tampak dari luar terlihat tumpukan material berserakan. Sedangkan tumpukan tanah yang akan dibuat basement itu, juga belum dibersihkan.
Terpisah, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini. Pihaknya belum menetapkan tersangka atas te-wasnya tiga pekerja proyek asal Demak dan Salatiga, Jawa Tengah itu.
Namun demikian, beberapa saksi sudah memberikan kete-rangan atas insiden itu.
“Belum ada tersangkanya. Kami baru sebatas menyelidiki kasus itu,” kata Kapolresta Jogja Kombes Pol R Slamet Santoso melalui Kapolsek Gondokusuman Kompol Eddy Sugiharto.
Upaya penyelidikan dimaksud-kan untuk mencari penyebab utama tertimbunnya tiga pe-kerja proyek. Pihaknya juga tengah mempelajari konstruksi tebing di ruang basement.
Sebab, di titik tersebut merupakan awal ter-jadinya longsoran tanah hingga menimbun pekerja proyek.
“Perlahan kami menyelidikinya, tidak gegabah. Bukti-bukti masih kami kumpulkan,” ujarnya.
Sejauh ini pihaknya telah memeriksa sebanyak lima orang saksi. Yang utama, meminta keterangan ter-hadap rekan korban yang saat itu tengah bekerja menggali ca-kar ayam untuk basemant hotel.
“Saksi-saksi sudah diperiksa. Mulai dari pekerja, mandor proyek sampai kontraktor,” tandasnya.
Tak hanya itu, kepolisian juga tengah menyelidiki izin pembangunan hotel. Dari perkembangan terkini, IMB (Izin Mendirikan Bangunan) bisa ditunjukan oleh pihak kon-traktor. (fid/laz/ong)