FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
BERKAH: Warga menerima bantuan hibah untuk meningkatkan kualitas, efektivitas dan jangkauan pelayanan sosial dari Pemerintah Kota Magelang, kemarin (4/11).
MAGELANG – Kabar gembira bagi warga Magelang. Pasalnya, Pemkot Magelang kembali mengucurkan hibah dan bantuan sosial (bansos).
Setelah sebelumnya pem-kot memberikan hibah Subsidi Bantuan Sekolah (SBS) kepada sejumlah sekolah swasta di Kota Magelang.Kali ini, bansos dan hibah diberikan kepada kelompok masyarakat dan perorangan.
Bantuan secara sombolis diserahkan oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito kepada penerima di Gedung Wiworo Wiji Pinilih, kemarin (4/11).
Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Daerah (DPP-KAD) Pemkot Magelang Larsita, SE mene-rangkan bansos yang diberikan untuk perorangan sebanyak 183 orang dengan total sebesar Rp 326.815.000. Sedangkan bansos kepada kelompok masyarakat sebanyak 34 kelompok dengan total nominal sebesar Rp 136.580.000 Sedangkan untuk hibah sebe-sar Rp 330.774.000 diberikan kepada 68 kelompok masyara-kat.
“Hibah dan bansos ini ber-sumber dari APBD Kota Ma-gelang tahun anggaran 2014 sebesar Rp 794.169.000. Me-kanisme pemberiannya ada yang melalui rekening tabungan, serta diberikan secara tunai oleh bank yang kami tunjuk,” kata-nya.
Tujuan diberikannya hibah dan bansos tersebut untuk mening-katkan kualitas, efektivitas dan jangkauan pelayanan sosial. Itu guna menunjang pencapaian sasaran program dan kegiatan pemerintah daerah.
“Ini juga upaya untuk me-ringankan anggota maupun kelompok masyarakat yang tidak mampu, agar bisa memenuhi kebutuhan minimumnya. Juga untuk melindungi dari ke-mungkinan terjadinya risiko sosial,” terangnya.
Wali Kota Sigit Widyonindito mengatakan diberikannya bantuan ini merupakan komit-men Pemkot Magelang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial kepada masyarakat.
Dia mengimbau kepada pene-rima agar menggunakannya sesuai dengan ketentuan. Untuk itu, SKPD terkait diminta untuk memonitor dan mengevaluasi. Supaya pemberian hibah dan bansos ini bisa tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, serta tepat laporannya pertanggung-jawabannya.
“Jangan gunakan bantuan ini diluar ketentuan, agar tidak mun-cul permasalahan di kemudian hari,” pintanya. (dem/ila/ong)