Diduga Lakukan Penggelapan Mobil Sewaan

MUNGKID- Diduga menjadi pelaku peng-gelapan mobil sewaaan, Danang Widhi Nugroho, 40 tahun, ditangkap polisi. Warga Banjaran RT 02 RW 06 Tempurejo Tempuran Kabupaten Magelang itu dicokok polisi be-gitu pulang dari melaksanakan ibadah haji.Danang diringkus petugas sesaat setelah turun dari pesawat di Bandara Adi Soemarmo. Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Magelang Kudaifah mendapatkan informasi ini dari polisi.
“Kami tidak bisa menjelaskan lebih jauh karena itu sudah kewenangan pi-hak kepolisian,” kata Kudaifah, kemarinDanang berangkat ke Tanah Suci melalui embarkasi Donohudan Solo, pada Jumat ( 25/9 bersama rombongan kloter 68, ber-gabung dengan jamaah haji asal Purworejo dan Kebumen
Danang berangkat bersama orang tuanya. “Kami baru menge-tahui adanya kasus tersebut dari petugas Polres Magelang beberapa waktu sebelum jadwal pemulangan jamaah haji,” tu-turnya.
Kudaifah mengaku, pihaknya sudah merasakan kejanggalan dengan jamaah haji tersebut pada saat pemberangkatan. Ke-tika itu, Danang berangkat ke embarkasi Donohudan sendiri tidak bersama rombongan jamaah haji lainnya dari Lapangan Mun-gkid, Sawitan, Kabupaten Ma-gelang. “Waktu itu kami sempat kebingungan karena ada satu orang calon jamaah haji yang belum naik ke salah satu bus rombongan. Namun dari infor-masi sang ibu (Sri Wulan Ismu-sari), Danang telah berangkat duluan ke Embarkasi Donohu-dan,” jelasnya.
Menurut Kudaifah, saat itu belum ada pemberitahuan dari pihak kepolisian. Sehingga pihaknya menjalankan prosedur pembe-rangkatan calon jamaah haji se-bagaimana aturan yang berlalu. Kapolres Magelang AKBP Rifky saat dikonfirmasi membe-narkan penangkapan tersebut. Danang sudah ditetapkan seba-gai tersangka kasus penipuan. Tersangka terpaksa ditangkap di bandara karena khawatir mela-rikan diri. “Danang sudah kita tetapkan sebagai tersangka namun sulit dicari. Ia tidak pernah ada di rumah,” kata AKBP Rifky.
Danang sebenarnya sudah akan ditangkap saat akan berangkat berhaji awal Oktober lalu. Namun demikian, dia bisa menghin-dari petugas dengan cara be-rangkat ke Asrama Haji Dono-hudan sendiri. (dem/din/ong)