FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
AMBRUK : Seorang warga melewati lokasi ambruknya pagar tembok Hotel Lokasari di Gang Melati, Kemirirejo, Magelang Tengah.

Pemkot Libatkan Rekanan dan Pemilik Hotel

MAGELANG- Pemkot Magelang akan menyelidiki secara tuntas ambruknya pa-gar tembok Hotel Lokasari di Gang Melati, Kemirirejo, Magelang Tengah. Dinas Pekerjaan Umum akan berkoordinasi dengan pemilik hotel, rekanan dan pihak lain un-tuk mengetahui penyebabnya. “Intinya mencari solusi yang terbaik,” kata Kabid Drainase dan ESDM DPU Pem-kot Magelang Santosa Endra Gunawan kemarin (5/11)
Endra menyatakan, hingga saat ini belum ada laporan ke pihaknya secara khusus soal robohnya pa-gar dalam pengerjaan proyek drainase di Gang Melati. Namun karena hal tersebut bisa meny-ebabkan kerugian masyarakat, pihaknya punya komitmen untuk menyelesaikannya. “Seperti apa koordinasi yang disepakati, ke-tika akhirnya muncul solusi, itu yang akan dipakai,” tuturnya.
Pembangunan saluran drai-nase perkampungan tersebut direalisasikan berdasarkan Mus-renbang sekitar tiga tahun lalu. Dana pembangunan sebesar Rp199 juta berasal dari Bantuan Provinsi Jawa Tengah. “Untuk target penyelesaian sampai 9 Desember 2014 nanti, atau se-lama 75 hari kalender. Pelaks-ananya dari CV Aryo Nagoro,” ungkap Endra.
Pembangunan saluran drai-nase ini untuk menghindari ge-nangan air yang kerap terjadi di perkampungan tersebut. Pembangunan drainase ini dengan kombinasi konstruksi U 30 cm dan MD 40 cm serta kedalaman 50 cm. “Panjangnya sekitar 245 meter. Berada di dua titik kanan dan kiri jalan perkampungan. Di sisi selatan, sekarang sudah se-lesai, tinggal menyelesaikan yang sisi utara,” jelasnya.
Pagar tembok setinggi sekitar empat meter itu roboh menyusul galian pembangunan drainase di Gang Melati, Kemirirejo, akhir pekan lalu. Diduga, galian ter-sebut mengikis pondasi bangu-nan. Akibatnya tembok am-bruk. (dem/din/ong)