GUNAWAN/RADAR JOGJA
POTENSI: Pantai Jungwok merupakan salah satu objek wisata yang sedang dikenalkan ke masyarakat luas. Rombongan SKPD Pemkab Gunungkidul melakukan Familiarization Tour 2014, kemarin (5/11).

Pemkab Adakan Familiarization Tour 2014

GUNUNGKIDUL – Membanjirnya wisa-tawan ke Gunungkidul merupakan kabar bahagia, karena mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun demikian, akan lebih baik jika efek itu bisa dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.Bupati Gunungkidul Badingah menuturkan wilayahnya memiliki potensi wisata yang besar. Gunungkidul memiliki banyak pantai dan objek wisata lain yang bisa diandalkan untuk meningkatkan PAD. Selain potensi yang dimiliki, juga membutuhkan kebijakan yang sesuai untuk mendongkrak kunjungan wisata ke Gunungkidul.
“Kita tidak hanya pintar ngomong, tetapi tahu betul potensi dan keindahan wisata pantai yang kita miliki. Semua pejabat harus bisa menjadi marketing,” kata Badingah di sela acara Familiarization Tour 2014, kemarin (5/11).
Badingah menuturkan Gunungkidul memiliki banyak pantai yang layak kunjung, di antaranya Pantai Jungwok di Desa Jepitu, Kecamatan Gurisubo, Pantai Pok Tunggal, Pantai Ngadong. Juga Pantai Sadranan, Pantai Krakal dan Pantai Sarangan.
Terpisah, Kepala Disbudpar Gunungkidul Saryanto menjelaskan Familiarization Tour 2014 yang digelar bertujuan memberdayakan semua pejabat pemkab, termasuk muspida dalam promosi wisata. Dengan demikian, semua pejabat pemkab harus tahu berbagai hal tentang kepariwisataan.
“Sehingga ketika melakukan promosi mereka sudah pernah datang, tidak se-kadar mendengar dari cerita orang lain. Pejabat harus ikut mempromosikan objek wisata,” kata Saryanto.
Nah, sebagai bentuk keterlibatan semua pejabat dalam mendongkrak kunjungan wisata, pihaknya memboyong semua pe-jabat di semua SKPD untuk keliling pantai. Termasuk mengajak Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Kejaksaan Negeri Wonosari dan Ketua Pengadilan Agama.
“Untuk lebih mengenalkan kasawan wisata, setiap lokasi yang dikunjungi dipandu dan mendapat penjelasan lengkap dari masing-masing kelompok sadar wisata (pokdarwis),” ujarnya. (gun/ila/ong)