YOGI ISTI PUJIAJI/RADAR JOGJA
SIAP BERTARUNG: Sukamto saat mengembalikan formulir di kantor DPC PDIP Sleman dan diterima Ketua Tim Penjaringan Supriyoko.

Bursa Penjaringan Calon Kepala Daerah 2015

SLEMAN- Anggota DPRD Provinsi DIJ Sukamto memastikan diri ikut bertarung dalam bursa pemilihan kepala daerah (pilkada) 2015 di Kabupaten Sleman. Sukamto me-milih jalur melalui PDI Perjuangan. Kepastian langkah politikus ka-wakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dibuktikan dengan mengembalikan formulir pendaf-taran ke tim penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati DPC PDIP Sleman kemarin (5/11).Sukamto yang didampingi Pengu-rus DPD Partai Nasdem Subarno juga menyerahkan uang adminis-trasi Rp 20 juta kepada Ketua Tim Penjaringan Supriyoko.
Mendaftar sebagai balon wakil bupati, bagi Sukamto, sebagai kon-sekuensi logis. Dia menyadari, untuk orang nomor satu, PDIP tentu akan memilih kader internal. Namun, itu ternyata tidak jadi masalah bagi Sukamto. “Saya, kan, melilihat situasi dan kondisi,” ujar Sukamto usai mengembalikan for-mulir di kantor DPC PDIP Sleman. Sukamto memilih PDIP karena menjadi satu-satunya partai yang bisa mengajukan calon sendiri, tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Baik itu dari perolehan kursi maupun suara pada pemilihan legislatif 2014. Di samping itu, PDIP, PKB, dan Nasdem tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
Di sisi lain, Sukamto mengakui hingga sekarang belum ada kejelasan mengenai pelaksanaan pilkada. Toh, jika mengacu pada Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada Langsung, regulasi tersebut tidak mengatur tentang wakil kepala daerah. Tetapi hanya mengatur pemilihan bupati dan walikota. Sementara posisi wakil diserahkan kepada kepala daerah terpilih untuk memilih sendiri. Bahkan, seorang kepala daerah bisa mempunyai wakil lebih dari satu, disesuaikan dengan jumlah penduduk di wilayah kabupaten/kota masing-masing. “Memang begitu. Ya, lihat per-kembangannya nanti,” kata peng-usaha kontraktor itu.
Hingga kemarin, Sukamto men-jadi orang ke dua yang mengem-balikan formulir pendaftaran balon bupati dan wakil bupati di DPC PDIP Sleman. Pulung Agustanto lebih dulu menyerahkan formulir melalui utusannya pada minggu lalu. Pulung mendaftar untuk balon bupati.Masih ada enam pendaftar lain yang belum mengembalikan formulir. Mereka adalah Rendradi Suprihandoko, Yuni Satia Rahayu, Kabul Muji Basuki, Lastiani Warih Wulandari, Nurhayati, dan Juwahir. “Batas akhir pengembalian besok (hari ini),” kata Supriyoko.
Jika sampai batas waktu yang ditentukan formulir tidak dikem-balikan, dianggap tidak mencalonkan diri. Selanjutnya, tim penjaringan akan mengundang semua pendaf-tar untuk keperluan verifikasi. (yog/din/ong)