Buntut Dugaan Tindakan Amoral

BANTUL – Proses pelantikan Arni Tyas Paluppi sebagai wakil ketua III DPRD Bantul terancam gagal. Kemarin (6/11) DPD Partai Golkar Bantul melayangkan surat kepada pimpinan dewan (pimwan). Isinya, agar pimwan menunda proses pelantikan yang sedianya direncanakan pada pekan depan. Ketua DPD Partai Golkar Bantul Agus Subagyo mengatakan, surat penundaan sebenarnya berasal dari DPD Partai Golkar DIJ. DPD Partai Golkar Bantul hanya mene-ruskannya kepada pimwan. “Surat-nya tertanggal hari ini (Kamis/6/11) dan langsung kami teruskan,” terang Gus Beg, sapaan akrabnya.
Gus Beg menerangkan ada sesuatu hal yang menjadi penye-bab Partai Golkar meminta penundaan proses pelantikan salah satu kadernya. “Ada se-suatu hal mendesak yang harus diselesaikan menyangkut Arni Tyas Paluppi,” kelitnya. Ketika didesak Gus Beg baru mengaku bahwa ada dugaan Arni Tyas Paluppi melakukan tindakan amoral kala mengikuti program orientasi bagi anggota DPRD periode 2014-2015 di ho-tel Rich Sahid. Rabu (5/11) Arni diketahui kepergok bersama seorang pria yang diduga seba-gai kekasihnya di kamar hotel yang terletak di Jalan Magelang tersebut.
Saat ini, Gus Beg menuturkan, DPD Partai Golkar tengah mem-bentuk tim pencari fakta untuk menelusuri kebenaran kabar miring tersebut. Jika Arni terbukti melakukan tindakan tercela dia dapat dinilai melanggar kode etik partai. Sanksinya, bisa berupa teguran hingga pergantian antar-waktu (PAW). “Tetapi kami tetap menganut asas praduga tak bersalah,” tegasnya.Gus Beg meminta agar proses ini dapat diselesaikan dengan cepat. Agar kabar miring ini tak mengganggu kinerja DPRD dan partai.
Sekadar catatan, proses pelantikan tiga pimwan sudah dilakukan pada September lalu. Arni Tyas Paluppi tak ikut dalam proses pelantikan tersebut karena masih menjalani ibadah haji.Wakil Ketua IIDPRD Bantul Mahmud Ardi Widanta mem-benarkan unsur pimwan telah menerima surat permintaan penundaan dari DPD Partai Golkar. Hanya saja, keputusan melantik atau menunda Arni Tyas Paluppi menunggu hasil rapat unsur pimwan. (zam/din/ong)