Pelaku Kemungkinan Bertambah

GUNUNGKIDUL – Tiga pelajar di Gunungkidul ditangkap polisi karena diduga kuat terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pulang sekolah bu-kannya ke rumah masing-masing, namun mereka justru berkomplot mencuri sejumlah sepeda motor.Mereka yang diamankan masing-masing berinisial, AJ, 16, AR, 15 dan TR, 15. AJ sendiri merupakan remaja putus sekolah, sementara AR tercatat sebagai siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan TR tercatat sebagai siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Ketiganya diamankan oleh petugas pada Rabu (5/11) dan langsung ditahan di Mapolres Gunungkidul.
Informasi yang dihimpun Radar Jogja, kasus pencurian berlang-sung pada awal 2014 dan baru terbongkar baru-baru ini. Penang-kapan bermula ketika mencuat kasus hilangnya sepeda motor Yamaha F1ZR milik warga Ponjong. Beredar kabar, kendaraan itu ter-nyata diketahui berada di wilayah Kecamatan Karangmojo.Setelah dilakukan penelusuran, ternyata sepeda motor dijual oleh seorang anak baru gede (ABG) berinisial AJ. Tanpa menunggu lama, AJ dicokok di rumahnya. Dari mulutnya muncul tersangka lain yakni AR dan TR. Dari tangan mereka, petugas berhasil meng-amankan dua unit sepeda motor.
“Tiga orang sudah diamankan, sementara pelaku lain masih dalam pengejaran,” kata Kapol-res Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnain, kemarin (6/11).Kepada petugas, tiga anak bau kencur itu membeberkan modus pencurian dan bercerita bagaimana uang haram hasil curanmor itu dipergunakan. Tersangka menga-ku aksi pencurian dilakukan usai pulang dari sekolah. “Berkumpul dengan beberapa temannya, begitu ada kesempatan sepeda motor dicuri,” ujarnya.
Masih menurut pengakuan tersangka, aksi pencurian sudah berlangsung di lima lokasi yakni di Kecamatan Ponjong, Wonosari, Karangmojo, Tanjungsari dan Saptosari. Kasus pencurian yang melibatkan pelajar inimasih dalam pengembangan. Tidak menutup kemungkinan jumlah pelaku dan lokasi pencurian bisa bertambah. “Karena ada juga sepeda motor curian yang di jual ke luar daerah,” terangnya.
Kasat Reskrim Polres Gunung-kidul AKP Suhadi melanjutkan meski masih di bawah umur, perbuatan tersangka merupakan tindak pidana sehingga proses hukum jalan terus. Kasus tersebut akan ditangani langsung oleh Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA). “Sekarang tersangka sudah diamankan guna penyi-dikan lebih lanjut,” kata Suhadi.
Sementara itu, Kapolsek Ka-rangmojo Kompol Saman me-ngatakan selama ini pelaku juga terlibat kasus pencurian uang dan burung di sejumlah wilayah. Mereka juga suka balapan liar kendaraan sepeda motor. “Kami sangat menyayangkan kasus pencurian yang melibatkan anak dibawah umur. Namun demikian, karena kasus pidana maka proses hukum ditegakkan sesuai dengan aturan,” ujarnya. (gun/ila/ong)