MAGELANG – Kota Magelang bakal di datangi ratusan pegolf dari negara-negara di Asia Tenggara.Rencananya, mereka berpartisipasi dalam turnamen ASEAN Tour bertajuk “ASEAN PGA Tour Borobudur Classic 2014” di Borobudur International Golf and Country (BIGC), 18-23 November 2014. Sebelumnya, event golf yang melibatkan peserta dari luar negeri hanya untuk pemain veteran. Kali ini, bakal melibatkan peserta pegolf profesional dan amatir.
“Total ada 144 pegolf profesional dari Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Singapura, Thailand, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Kegiatan yang diselenggarakan Profesional Golf Tour Indonesia (PGTII) ini juga melibatkan lebih kurang 260 pegolf amatir dari Indonesia. Ini betul-betul turnamen bergengsi,” kata Mana-ger Operational BIGC Haris Udianto kemarin (7/11)
Jelang kegiatan, pihaknya mulai mempersiapkan kejuaraan yang rutin diadakan setiap tahun ter-sebut.Di antaranya, merawat rumput lapangan agar tetap prima hingga turnamen ber-lansung. “Turnamen ini sifatnya inter-nasional. Otomatis, kami harus siap segala sesuatunya, dari rumput sampai fasilitas lainnya. Untuk rumput, kami lakukan top dress agar lapangan rata dan warna rumput lebih seragam,” katanya.
Beberapa waktu lalu, tim dari PGTI yang diketuai Agus Tri-yono mengecek langsung ke-siapan lapangan. Mereka me nilai lapangan sudah siap. Bahkan, kondisi jauh lebih baik dibanding lapangan di Palembang yang sudah dua kali dipakai ASEAN Tour. “Tim dari PGTI suka dengan keunikan lapangannya. Mereka optimistis para pegolf ASEAN ini akan puas dengan lapangan. Termasuk puas dengan pe-nyelenggaraan kompetisinya,” katanya.
Haris mengemukakan, pelak-sanaan turnamen terbagi dalam tiga kategori. Pertama profe sional (pro) yang diikuti 144 pegolf dari negara-negara ASEAN. Mereka ikut tahapan cut-off yang akan disaring puluhan pegolf untuk mengikuti tahapan se-lanjutnya. Kategori kedua adalah Pro-Am (profesional-amatir), campuran antara pegolf profe-sional dan amatir. Kategori ini diikuti 30 pegolf profesional, yang masing-masingnya didampingi tiga pegolf amatir.
“Kategori pro berhadiah Rp 750 juta plus piala berbentuk replika Candi Borobudur yang terbuat dari perak. Sementara Pro-Am memperebutkan hadiah piala tim dan hadiah hole in one berupa apartemen, Kijang Inova, uang Rp 200 juta, dan grand prize Daihatsu Ayla,” katanya.Selain dua kategori tersebut, juga dipertandingkan kategori open dengan peserta 140 pegolf amatir dengan hadiah sama untuk kategori Pro-Am. “Turnamen ini terbuka bagi masyarakat umum yang ingin menonton pegolf dunia bertanding,” kata Haris. (dem/hes/ong)