FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
JADI MOTIVASI: Wali Kota Sigit Widyonindito menyerahkan penghargaan pada WP dan pemungut yang disiplin melaksanakan kewajibannya membayar pajak.

Upaya Pemkot Dorong Kepatuhan Membayar PBB-P2

Kesadaran warga negara sebagai wajib pajak (WP) belum sepenuhnya tinggi. Sudah ada yang menyadari, dan banyak warga yang belum. Pemkot Magelang memiliki cara agar warganya menyadari hal tersebut.
FRIETQI SURYAWAN, Magelang
PINGIN tahu apa yang dilakukan Pemkot Magelang? Ada cara dilakukan Pemkot Magelang terhadap wajib pajak (WP) pem-bayar PBB-P2 tercepat. Yaitu, dengan mem-beri apresiasi.Penghargaan tersebut tidak hanya diberi-kan pada wajib pajaknya. Tetapi juga di berikan kepada para pihak yang memunggutnya. Seperti pihak kelurahan, RW, dan RT.
“Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk perhatian dan apresiasi Pemerintah Kota Magelang pada Lurah, RW, RT dan wajib pajak (WP) atas kepatuhan dan partisipasinya dalam membayar PBB-P2,” kata Wali Kota Sigit Widyonindito saat menyerahkan penghargaan secara simbolis di halaman belakang Kantor Wali Kota Magelang, beberapa waktu lalu (5/11).Pada kesempatan tersebut, ada tiga kelu-rahan yang mendapat penghargaan. Peringkat pertama adalah Kelurahan Panjang men-dapat hadiah Rp 2 juta. Peringkat dua Ke-lurahan Kemirirejo yang mendapat hadiah sebesar Rp 1,75 juta. Sedangkan peringkat ketiga diraih Kelurahan Jurangombo Selatan yang mendapat hadiah Rp 1,5 juta
Tidak hanya itu, pemerintah juga memberi penghargaan atas rea lisasi SPPT terbanyak tingkat RW yang diberikan untuk 51 RW dari 17 kelurahan dengan total hadiah Rp 51 juta. Kemudian untuk realisasi SPPT terbanyak tingkat RT, diberikan pada 255 RT dengan total hadiah Rp 191,25 juta.
Bagi wajib pajak pembayar PBB-P2 tercepat dengan kete-tapan pajak di atas Rp 100 ribu, diberikan pada 170 orang. Masing-masing mendapat hadiah se besar Rp 750 ribu. Sedangkan wajib pajak dengan ketetapan di bawah Rp 100 ribu diberikan pada 170 orang dan mendapat hadiah masing-masing Rp 500 ribu.
“Harapan saya, diberikannya penghargaan ini bisa memacu motivasi para wajib pajak untuk tepat waktu dalam membayarnya. Selain itu, bisa meningkatkan kemampuan keuangan daerah dan pelayanan pada masyarakat,” paparnya.Realisasi penerimaan PBB-P2 tahun 2014 sampai tanggal jatuh tempo yakni 30 September 2014 sebesar Rp 4,4 miliar atau 119,84 persen dari target penerimaan yang ditetapkan. (*/hes/ong)