grafis-curanmor-anak

Pelajar Terlibat Curanmor, Disdikpora Lakukan Pembenahan

WONOSARI – Kasus pencurian ken-daraan bermotor (curanmor) yang melibatkan sejumlah pelajar disesalkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah-raga (Disdikpora) Gunungkidul. Meski mereka divonis bersalah, dinas akan berusaha mengedepankan pembinaan secara persuasif. “Kami tetap mengedapankan sanski edukasi, salah satunya tetap berusaha memberikan pelayanan pendidikan kepada mereka,” kata Sekretaris Dis-dikpora Gunungkidul Bahron Rasyid, kemarin (7/11).
Dia menjelaskan dalam kasus ini kesalahan tidak bisa dibebankan kepada salah satu pihak maupun kelompok. Sebab dalam pendidikan terdapat tiga pilar yang harus saling mendukung, yakni masyarakat, tenaga pendidik dan keluarga. “Semua saling berkaitan dan harus bersama-sama untuk menanggulanginya. Jangan hanya saling menyalahkan, sebab itu tidak akan menyelesaikan permasalahan,” terangnya.Namun begitu, bukan berarti pemerin-tah lepas tangan. Pihaknya berjanji terus melakukan pembenahan, salah satunya melakukan pengawasan lebih ketat terhadap siswa didik. Nilai budi pekerti ke depan lebih ditanamkan lagi.
“Saya baru tahu masalah itu (pelajar terlibat curanmor). Kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepoli-sian. Salah satunya, mencari kebenaran asal usul sekolah dari para pelaku,” ujarnya.Terpisah, Kapolres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnain mengatakan polisi masih terus memburu pelaku lain dalam kasus curanmor yang melibatkan anak di bawah umur. Meski telah menangkap tiga pelaku, dia yakin masih ada pelaku lain. “Sekarang ketiga pelaku AJ, 16, AR, 15, TR,15, sudah diamankan. Namun kami masih memburu satu pelaku lainnya,” katanya.
Faried mengaku tidak akan pandang bulu dalam penyelesaiankasus tersebut. Pernyataan itu seperti men-jawab kabar bahwa salah satu pelaku merupakan anak dari salah seorang anggota polisi. “Siapa yang salah akan kami tindak sesuai dengan hukum berlaku,” tegasnya.Seperti diketahui, pada Rabu (5/11) tiga pelajar ditangkap polisi karena diduga kuat terlibat kasus curanmor. Pulang sekolah bukannya ke rumah masing-masing, namun mereka justru berkomplot mencuri sejumlah sepeda motor. Bersama mereka diamankan sejumlah barang bukti di antaranya dua unit sepeda motor hasil curian. (gun/ila/ong)