Bank Diminta Bersihkan Call Center ATM Palsu

JOGJA – Polresta Jogja tengah memburu pelaku pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang beraksi di wilayah Kota Jogja. Sebelumnya, Sat Reskrim Polresta Jogja meringkus tiga pem-bobol mesin ATM. Kini masih ada beberapa pelaku lagi yang tengah dalam kejaran petugas. Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Dodo Hendro Kusumo mengatakan, dari peyidikan terhadap tiga tersangka yang sudah diamankan, mengaku dalam melancarkan aksinya tidak dibantu siapapun. “Dari pengakuan para tersangka, me-reka bekerja sendirian. Namun tetap terus kami kembangkan. Kami menduga ada orang lain yang berperan dalam aksi ini,” kata Dodo, kemarin (7/11).
Seperti diketahui, sebelumnya Polresta Jogja meringkus tiga komplotan pembobol mesin ATM. Mereka adalah Udrial alias Uud warga Salatiga, Usmadi alias Daus warga Sumatera Se-latan, dan Mubarok alias Aji warga Tangerang. Ketiganya memiliki peran masing-masing dalam menjalankan aksinya. Dodo menambahkan, ketiga tersangka ini merupakan kom-plotan pembobol ATM lintas provinsi. Itu terlihat dari tertang-kapnya kedua tersangka yang saat itu tengah berada di wilayah Klaten. Petugas menduga, me-reka kerap melakukan aksinya di wilayah Jateng-DIJ.
“Saat kedua tersangka ditang-kap di Klaten, ada indikasi bahwa mereka akan beraksi di Klaten. Dugaan sementara, mereka melakukan aksinya di wilayah Jateng-DIJ,” imbuhnya. Untuk mengembangkan penyelidikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan bebera-pa bank di DIJ agar meningkat-kan imbauan waspada. Sebab, selama ini ada beberapa mesin ATM yang telah dipasang call center palsu oleh pelaku. Salah satunya di wilayah Kecamatan Gedongtengen dan kawasan Pasar Kembang.
“Kami berkoordinasi dengan bank, agar membersihkan stiker call center palsu di me-sin ATM,” ujarnya. Sejauh ini ketiga tersangka su-dah menjalani penyidikan di Sat Reskrim Polresta Jogja. Atas tinda-kannya itu, mereka dijerat pasal berlapis, pasal 363 ayat 1 jo pasal 378 dan pasal 406 KUHP. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sejumlah mesin ATM dari beberapa bank. Termasuk uang tunai sebesar Rp 3.850.000. (fid/jko/ga)