SETIAKY/RADAR JOGJA
TUMBUHKAN KEBANGGAAN: Siswa SD Pangudi Luhur Jogja begitu tertarik dan mencoba senjata yang biasa dipakai TNI di sekolahnya, kemarin (8/11).
JOGJA – Guna menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada anak usia sekolah, satu kompi Batalyon Infanteri 403 /Wirasada Pra-tista “menyerbu” SD Pangudi Luhur Jogja, kemarin (8/11). Berbagai senjata ringan dan bantu yang biasa digunakan para tentara itu diperlihatkan kepada para siswa.
Hal ini merupakan bagian dari kegiatan Cinta Tanah Air yang diadakan Kodim 0734/Jogjakarta bersama manajemen Ibis Style Jogja, dalam rangka menyambut Hari Pahla-wan 10 November. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk bisa berinteraksi langsung dengan tentara serta persenjataan yang biasa dipakai
Menurut Komandan Kodim (Dandim) 0734/Jogjakarta Let-kol Inf Renal A Sinaga, pihaknya ingin menanamkan rasa cinta tanah air kepada anak-anak se-jak dini. Di antaranya dengan mengenalkan profesi tentara. “Kami tampilkan para prajurit, persenjataan yang dimiliki ke-pada para siswa, untuk menunjuk-kan jika kita ini kuat dan me-reka tidak sendiri,” terang Renal. Selain itu juga untuk menumbu-hkan kebanggaan terhadap kota maupun negaranya. Dengan ada-nya rasa bangga tersebut, lanjut dia, dengan sendirinya juga akan muncul rasa cinta tanah air.
Menurut Renal, rasa cinta tanah air itu penting, karena dengan mencintai akan memberikan yang terbaik. “Mereka ini juga bagian dari negara ini, harapan-nya saat mereka dewasa bisa menjadi generasi yang kuat dan handal, sehingga juga memper-kuat negara,” terangnya.
Diakui untuk menanamkan rasa cinta tanah air dilakukan bertahap. Karena itu pihaknya berkeinginan untuk memulainya sejak dini, yaitu kepada siswa SD. Para siswa SD ini diajak untuk melihat kem-bali sejarah Indonesia, mulai dari saat masih dijajah hingga proses meraih kemerdekaan. Menurut Renal, untuk melawan penjajah, bangsa Indonesia saat ini bersatu dan berjuang ber-sama untuk meraih kemerde-kaan. Semangat seperti itu, jelas dia, yang ingin diajarkan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Pangudi Luhur Jogja Bruder FX Teguh Supono menyambut baik inisiatif pengenalan pro-fesi tentara ini. Menurutnya, saat ini masih ada jarak antara dengan masyarakat. “Masih ada kesan jika tentara itu galak, dengan didekatkan seperti ini kan bisa saling mengenal,” ujarnya. Mengenai penanaman rasa cinta tanah air, jelas dia, bisa dilakukan dengan menumbu-hkan kesadaran para siswa. (pra/laz/ong)