Pemkab Tingkatkan Kualitas Rumah Miskin

MUNGKID – Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Magelang terus meningkatkan kualitas perumahan bagi penduduk miskin. Harapannya, layak huni sesuai syarat kesehatan, teknis, dan susila. Sejak diluncurkan 2011 lalu, program perbaikan rumah terus ditingkatkan. Khusus, untuk tahun ini (2014), sedikitnya ada 709 rumah tak layak huni (RTLH) berhasil di-pugar. Pembiayaan perbaikan 709 unit rumah tersebut menggunakan dana APBD murni 2014 sebesar Rp 2,884 miliar dan APBD pe-rubahan 2014 sebesar Rp 1,344 miliar, sehingga totalnya Rp 4,228 miliar.
“Sejak diluncurkan pada 2011 lalu, RTLH yang dipugar terus mengalami peningkatan. Ini membuktikan Pemkab Magelang peduli pada rakyatnya, terutama yang masih hidup dalam rumah tak layak huni,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan KB Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti Mkes.Selain meningkatkan kualitas perumahan bagi penduduk miskin, program ini untuk menumbuhkan perilaku semangat gotong-royong masyarakat. Hal itu ditandai sikap mau serta mampu membangun dan me-mugar rumahnya sendiri, secara mandiri.
Di sisi lain, program ini juga memper cepat penanggulangan kemiskinan melalui pemberian bantuan stimulan pada pen-duduk miskin. “Ini juga dalam rangka me-ningkatkan kapasitas kelembagaan di masyarakat,” tegasnya.Kriteria RTLH yang dipugar ,di antaranya rumah sudah hak milik sendiri. Belum memenuhi syarat kesehatan. Antara lain berlantai tanah, dinding bambu atau kayu, belum memiliki MCK, serta kandang jadi satu dengan rumah.
Kriteraia lainnya, tidak memenuhi syarat teknis, di antaranya tiang penyangga, blandar, usuk sudah keropos. Juga kondisi rumah yang sudah miring dan membahayakan bagi penghuninya. “Terakhir, tidak memenuhi syarat susila. Di antaranya, hanya ada satu kamar, skat kamar pendek dan kamar tidak berpintu,” jelasnya.
Sebelumnya, pada 2011 lalu, saat program ini diluncurkan, hanya ada 24 RTLH yang dipugar. Setahun berikutnya, meningkat cukup signifikan menjadi 363 unit. Pada 2013, meningkat lagi menjadi 553 unit. Sedang pada tahun ini, ada 485 rumah yang dipugar dengan dana APBD penetapan senilai Rp 2,884 miliar. Jumlah ini bertambah 224 unit menjadi total 709 unit. Pada APBD perubahan 2014 dengan nilai Rp 1,344 miliar. “Yang jelas, program ini didasarkan perbup Magelang Nomor 19 Tahun 2012, tentang tata cara pemberian hibah dan bantuan sosial,” katanya. (dem/hes/ong)